
SEDANG DIBANGUN: Pembangunan apartemen di Surabaya sedang berlangsung. Menurut catatan pemkot, investasi industri properti cukup besar. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Jogjakarta periode 2017-2022 Haryadi Suyuti terlibat kasus dugaan suap pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) apartemen. Haryadi Suyuti terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK setelah melepas jabatan Wali Kota pada 22 Mei 2022.
"Tangkap tangan oleh tim KPK ini diduga terkait tindak pidana korupsi berupa suap perijinan pendirian bangunan apartemen di wilayah Jogjakarta," kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri, Jumat (3/6).
Tim penindakan KPK mengamankan total sembilan orang dalam giat OTT di Jogjakarta dan Jakarta pada Kamis (2/6) kemarin. Mereka yang diamankan unsur pejabat pemerintah Kota Jogjakarta dan pihak swasta.
"Sejauh ini KPK telah mengamankan setidaknya 9 orang di Jogjakarta dan di Jakarta," ujar Ali.
Juru bicara KPK berlatar belakang jaksa ini menyampaikan, Haryadi dkk masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Gelar perkara atau ekspose untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT akan dilakukan pada hari ini.
"Saat ini para pihak masih dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta," ucap Ali.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan pihaknya juga mengamankan barang bukti dalam giat penindakan ini. Tim penindakan KPK mengamankan dokumen hingga uang tunai pecahan dolar Amerika Serikat.
"Kami mengamankan sejumlah uang dokumen dan beberapa orang, sementara jumlah uang dalam (bentuk) dolar AS," ungkap Ghufron.
Meski demikian, Ghufron belum bisa menjelaskan secara rinci total uang yang ditemukan dalam penangkapan itu. "Masih kami hitung," pungkas Ghufron.
KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan nasib para pihak yang terjaring dalam penangkapan ini. Status hukum pihak-pihak yang diamankan bakal dibeberkan melalui konferensi pers.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
