Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Januari 2024 | 19.12 WIB

Misteri 'Kopi Maut' Pacitan, Seorang Remaja Tewas Usai Meminum Kopi Seduhan Ayahnya, Polres Pacitan Masih Lakukan Penyelidikan

Ilustrasi kopi hitam/ Sumber: Freepik.com/stockking

JawaPos.com – Awal bulan ini, terjadi kasus seorang remaja yang tewas setelah meminum kopi yang diseduh oleh bapaknya sendiri. Kejadian ini terjadi di Pacitan, tepatnya di Dusun Mekarsari, Desa dan Kecamatan Sudimoro.

Dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group) peristiwa itu terjadi pada hari Jumat (5/1). Kasus mencuat ketika ibu dari korban membuat laporan ke polres setempat. Ibu korban yang berinisial S merasa janggal lantaran anaknya yang berinisial M (14 tahun) tewas usai minum kopi.

Berdasarkan kesaksian dari S, suaminya yang berinisial T menyeduh dua gelas kopi. Satu gelas kopi hitam untuk T sendiri, sementara satu gelas kopi saset merk NC diberikan untuk M (korban).

Usai minum kopi, lima menit berselang korban mengeluhkan rasa pahit pada kopi yang diseduh dan diberikan ayahnya itu. Korban juga mengatakan rasa kopi saset itu berbeda dari kopi saset biasanya.

Keterangan serupa datang dari bibi korban yang berinisial SM, ia mengatakan bahwa setelah sempat mengeluh tentang rasa kopi yang berbeda itu keponakannya merasakan pusing di kepalanya.

“Setelah itu keponakan saya merasakan pusing di kepalanya” ungkapnya dikutip dari Radar Madiun (JawaPos Group) pada Senin (15/1).

Ia melanjutkan bahwa korban sudah diberi minum air dan memaksa memuntahkan isi perutnya dengan cara memasukkan jari tangan ke tenggorokan. Tetapi korban tiba-tiba jatuh dan kejang-kejang. Tak hanya itu, dari mulut korban juga keluar cairan berwarna bening

Korban yang masih duduk di bangku kelas VIII pada salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) itupun diberikan pertolongan medis dengan cara dilarikan ke Puskesmas Sudimoro.

Namun, sayang nyawa korban tak terselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju puskesmas.

SM selaku bibi tak percaya jika keponakannya meninggal dengan cara wajar. Ia mempertanyakan apa yang terkandung dalam kopi yang diminum keponakannya sehingga membuatnya meninggal setelah meminumnya.

“Kalau kopi biasa tidak mungkin dalam waktu lima menit langsung kejang-kejang dan meninggal seperti itu” ucap SM.

Kepolisian dari Polres Pacitan yang menangani kasus itu menindaklanjuti laporan dengan melakukan upaya ekshumasi atau bongkar kubur korban untuk pemeriksaan mayat di Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur.

Dalam menangani kasus yang dalam perkembangannya disebut sebagai Kopi Maut ini kepolisian sepertinya masih mendalami penyelidikan kasus. Untuk saat ini polisi masih fokus pada pemeriksaan saksi serta pengumpulan barang bukti.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore