Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Oktober 2023 | 23.17 WIB

Terlibat Pungli, Tiga Pegawai BP3MI Provinsi Banten Dipecat dan Dicopot

Ilustrasi Pungli - Image

Ilustrasi Pungli

JawaPos.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memecat tiga pegawai BP3MI Banten. Ketiganya tertangkap tangan oleh tim Kejaksaan Negeri Tangerang, atas dugaan tindak pidana korupsi.

Ketiga oknum pegawai BP3MI Banten tersebut berinisial HP yang merupakan PNS Golongan III/b sebagai Pengantar Kerja Ahli Pratama yang juga merupakan Ketua Tim Pos Pelayanan dan Pelindungan PMI; serta dua orang staf berinisial MT, PPNPN dengan jabatan Operator Administrator Group B dan JS, PPNPN dengan jabatan Pengemudi.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan selain memecat ketiga pegawai, pihaknya juga mencopot Kepala BP3MI Provinsi Banten Dharma Saputra. Ia menilai, Kepala BP3MI Porvinsi Banten tidak mematuhi perintah atasannya.

"Saya akan mencopot hari ini, Kepala BP3MI Provinsi Banten, Dharma Saputra sebagai bentuk tanggung jawab sebagai Kepala yang membawahi Bandara Soekarno-Hatta," kata Benny dalam keterangan tertulisnya.

Benny mengatakan, 3 orang oknum pegawai BP3MI Banten tersebut ditangkap oleh Kejaksaan Negeri Kota Tangerang atas dugaan tindak pidana korupsi pada Rabu (18/10). Ketiganya melakukan pungutan liar kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, dengan membuka layanan money changer dengan kurs tidak sesuai dengan nilai tukar semestinya.

"Jadi membuka money changer atas nama petugas ini juga satu kesalahan," kata Benny.

Dari keterangan tim Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, oknum sindikat pegawai BP2MI ini telah beroperasi selama 2 tahun dan terakhir mereka melakukan kepada 17 PMI yang dideportasi dari Arab Saudi pada 4 Oktober 2023. Dari operasi tersebut telah diamankan sebanyak 100 juta lebih dari hasil transaksi.

"Atas kejadian tersebut, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas kerja-kerja penegakan hukum yang dilakukan tim Kejaksaan Negeri Tangerang," ucapnya.

Benny menegaskan semangat untuk memberantas sindikat dan mafia, sejalan dengan semangat BP2MI untuk memerangi sindikat penempatan ilegal, bukan hanya oknum di luar BP2MI, namun yang lebih penting di internal BP2MI. Sedangkan penangkapan ini semakin memberikan penguatan dan keyakinan, bahwa oknum ada di semua instansi termasuk di BP2MI.

"Atas kejadian itu, Saya akan mengambil tindakan keras kepada ketiga oknum pegawai BP2MI tersebut, saya langsung menurunkan tim yang dikepalai inspektorat BP2MI untuk melakukan investigasi khusus, dan saya tidak segan-segan segera memberhentikan yang bersangkutan," tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore