Lewat karya foto berjudul Korban Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan.
JawaPos.com – Koalisi Masyarakat Sipil bersama keluarga korban tragedi Kanjuruhan melaporkan dugaan kekerasan anak dalam insiden yang menewaskan 135 nyawa itu ke Bareskrim kemarin (27/9). Laporan tersebut disebabkan adanya 44 anak di antara keseluruhan korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut.
Namun, seperti disampaikan anggota YLBHI Malang Daniel Siagian, Bareskrim menolak laporan itu tanpa alasan yang jelas. Pantauan Jawa Pos, puluhan keluarga korban tragedi Kanjuruhan berkumpul di depan Bareskrim. Mereka membawa foto anak-anak mereka yang menjadi korban dalam tragedi tersebut. Sesekali mereka berteriak meminta keadilan dan bersalawat.
Menurut Daniel, walau ditolak, petugas menyebutkan membutuhkan waktu 10 hari untuk menganalisis kasus dan menemukan pasal yang tepat. ”Jadi, kami akan datang kembali setelah sepuluh hari. Ini adalah perjuangan,’’ paparnya.
Seharusnya, lanjut dia, kepolisian tidak boleh menolak laporan dari masyarakat. Dia mengatakan, semestinya Bareskrim mengambil alih laporan di Polres Malang atau menindaklanjuti.
Sementara itu, Kepala Divisi Hukum Kontras Andrie Yunus menjelaskan bahwa seharusnya laporan apa pun dari masyarakat diterima dengan mendapatkan surat tanda terima pelaporan. ”Bahkan, tadi di SPKT ada banner yang bertulisan laporan akan selesai dalam 200 menit. Ini kok malah ditolak,’’ terangnya.
Dia mengatakan, dengan penolakan itu masih jauh untuk keluarga korban tragedi yang terjadi pada 1 Oktober tahun lalu di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tersebut bisa menerima keadilan. Keluarga korban tentunya tidak akan menerima itu. ”Ini mengecewakan,’’ jelasnya kemarin. (idr/c6/ttg)

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
