
Olah TKP di a Laboratorium GC Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, lantai 4 Fakultas Peternakan IPB. (Radar Bogor)
JawaPos.com - Polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di laboratorium IPB University, Senin (21/8) terkait meninggalnya mahasiswi bernama Laila Atika Sari, 26, yang terbakar saat praktikum di laboratorium. Puslabfor Mabes Polri memeriksa Laboratorium GC Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, lantai 4 Fakultas Peternakan IPB University.
Kapolsek Dramaga, AKP Budi Sehabudin menyatakan, insiden itu masih dalam penyelidikan. Termasuk adanya dugaan ledakan saat terjadinya kebakaran tersebut.
Budi menjelaskan, olah TKP itu berdasarkan kejadian akibat ledakan saat Laila melakukan penelitian analisis lemak bahan pakan menggunakan metode soxlet.
“Korban mengalami luka bakar akibat ledakan dan pada saat kejadian. Mahasiswa lain yang berada di sekitar laboratorium sempat melakukan pertolongan dan berupaya memadamkan api,” ujar Budi.
Korban sempat dilarikan ke RS Medika Dramaga dan diberikan pertolongan medis. Namun, karena mengalami luka bakar yang cukup serius, korban dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk perawatan lebih intensif.
Pihak kepolisian juga akan bekerja sama dengan tim dari IPB University untuk mengusut kasus tersebut.
Baca Juga: Penyebab Bus Suporter Sepak Bola Brasil Alami Kecelakaan hingga 7 Orang Tewas
Sementara itu, Rektor IPB, Arif Satria membentuk tiga tim untuk membantu pihak kepolisian.
“Tim Investigasi akan bekerja sama dengan kepolisian untuk menggali kronologis detail kejadian, termasuk mengecek prosedur baku (SOP) dan hal-hal lain yang perlu diketahui,” ungkap Arif dalam keterangan resminya, Minggu (20/8) lalu.
Tim yang dibentuk antara lain Tim Evaluasi Laboratorium yang bertugas melakukan pengecekan alat-alat dan fasilitas pada seluruh laboratorium di IPB, terutama yang berisiko tinggi saat digunakan.
Baca Juga: Duet Avanza-Veloz Dominasi SPK Toyota di GIIAS 2023
Tim lainnya adalah tim keselamatan kerja di kampus, untuk memastikan keselamatan kerja, mulai dari kegiatan akademik, hingga ketertiban dan keselamatan lalu lintas.
“Mayoritas anggota tim berasal dari Kantor Manajemen Risiko (KMR) yang akan mengevaluasi berdasarkan pedoman dan petunjuk pelaksanaan sistem manajemen laboratorium yang telah dimiliki,” pungkas Arif.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
