
Sejumlah petugas TNI dan Polri mencegah para anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang akan memadati padepokan perguruan di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (18/6). Louis Rika/Antara
JawaPos.com–Ratusan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memadati lingkungan sekitar padepokan perguruan silat di Jalan Merak Kota Madiun, Jawa Timur, saat sidang putusan sengketa kepengurusan Yayasan Setia Hati Terate berlangsung pada Kamis (18/6). Massa tersebut terlihat bergerombol di sekitar Jalan Merak, di antaranya di Jalan Merak Barat, Merak Selatan, Lodan, Arwana, Mujair, Paus, Tombro, Wader, dan sejumlah jalan lain sekitar padepokan.
”Anggota Terate yang bergerombol cukup banyak. Mereka bertahan sejak semalam, bahkan sampai dibubarkan petugas kepolisian,” ujar Doni, seorang warga di Jalan Merak Barat, Kelurahan Nambangan Kidul seperti dilansir dari Antara.
Menurut dia, para pesilat tersebut mulai berdatangan sejak Rabu (17/6) malam. Mereka tidak hanya dari wilayah Madiun namun juga luar kota. Seperti Trenggalek, Bojonegoro, dan beberapa daerah sekitar Madiun.
”Saat saya tanya, ada yang mengaku dari Trenggalek. Katanya susah masuk Madiun, harus lewat jalan-jalan alternatif untuk menghindari petugas,” terang Doni.
Mereka awalnya berkumpul di depan padepokan dan Lapangan Lo Duwur, Nambangan Kidul pada Rabu (17/6) malam. Namun pada Kamis (18/6) dini hari dibubarkan paksa oleh petugas gabungan TNI dan Polri. Meski telah dibubarkan, para anggota PSHT tersebut masih berkumpul di sejumlah lokasi sekitar padepokan.
Para anggota PHST tersebut berkumpul menyusul digelarnya sidang perdata dengan agenda putusan atas perkara sengketa kepengurusan Yayasan Setia Hati Terate pada Kamis (18/6). Sidang secara virtual tersebut digelar di sejumlah lokasi berbeda. Yakni majelis hakim berada di Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun, sedangkan penggugat di Mapolres Madiun, dan tergugat berada di Mapolres Madiun Kota.
Sementara itu, guna pengamanan, baik sebelum dan saat sidang, hingga pascaputusan sidang oleh majelis hakim, Kepolisian Daerah Jawa Timur menyiagakan sebanyak 1.200 personel. Jumlah tersebut masih ditambah kekuatan sekitar 700 personel TNI.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=6AwcszkC-TE
https://www.youtube.com/watch?v=FzjMWiPNqCE
https://www.youtube.com/watch?v=5kLRGpm5CXA

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
