Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juli 2017 | 17.38 WIB

Terungkap, Ada Orang Besar di Balik Pengoplos 1.161 Ton Beras

Ilustrasi beras palsu Bekasi - Image

Ilustrasi beras palsu Bekasi

JawaPos.com - Penggerebekan pengoplos seribu ton beras bersubsidi di Bekasi, Jawa Barat terus memunculkan fakta baru. Salah satu pelakunya, diduga berada di pusaran pengambil kebijakan di sektor pertanian era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. 



Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman geram dengan ulah para penyelundup beras bersubsidi di Bekasi, Jawa Barat. Hal itu menyusul penggerebakan sebuah gudang milik PT. Indo Beras Unggul (IBU) berisi 1.161 ton beras subsidi pemerintah yang berlokasi di Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, kemarin. 



Penggrebekan gudang beras PT. IBU karena pelaku melakukan pengoplosan beras medium menjadi premium. Sebanyak 1.161 ton lebih beras yang seharusnya menjadi konsumsi masyarakat luas dengan HET Rp 9.000 dirampas.



"Modusnya, dipoles menjadi beras premiun dan dikemas dengan harga jual Rp. 24.000 per kilogramnya," kata Amran dalam keterangan tertulis Kementerian Pertanian, Sabtu (22/7). 



Beras dari jenis IR64 ini disubsidi Pemerintah melalui program UPSUS PaJaLe Kementerian Pertanian sejak akhir 2014. Amran berang dengan ulah para pelaku yang salah satu dari jajaran pimpinan perusahaan ini diindikasikan mantan "Pengambil Kebijakan Sektor Pertanian" pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, siapa yang dimaksud saat ini masih belum bisa dibeberkan karena harus mencari bukti-bukti kuat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore