
Ilustrasi
JawaPos.com - Polda Metro Jaya masih mengusut kasus penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan. Novel yang merupakan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi itu kini ada di Singapura untuk proses pemulihan matanya yang rusak.
Selama proses penyidikan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menerangkan bahwa mereka sempat meminta bantuan kepolisian Australia atau Australian Polo Federation (APF). Hal itu berkaitan dengan rekaman kamera pengintai atau CCTV yang ada di rumah Novel.
Harapannya, kepolisian Australia bisa membantu agar CCTV bisa terlihat jelas dan wajah pelaku diketahui. Akan tetapi polisi Australia tak mampu dan belum bisa membantu Polri untuk menganalisa CCTV.
"APF telah kami libatkan untuk memeriksa CCTV. Tapi mereka meminta maaf tak bisa menganalisa karena resolusinya rendah," kata dia di Polda Metro Jaya, Kamis (17/8).
Meski begitu, Polri kata dia akan tetap berusaha memeriksa CCTV itu agar wajah pelaku bisa diketahui. Walau memang kata Argo, resolusi CCTV sangat rendah dan gambarnya pecah-pecah. "Kami tetap berupaya. Hari demi hari tetap akan kami lakukan upaya mengungkap itu," tegas dia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
