Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Desember 2024 | 17.41 WIB

Apresiasi Musisi Era 60-an, Fadli Zon Daulat Ernie Djohan Membawakan Tembang Teluk Bayur di Hadapan Lintas Generasi

NOSTALGIA: Fadli Zon (dua dari kiri) mendampingi para musisi lawas di Gedung Kemendikdasmen kemarin (24/12). (HILMI SETIAWAN/JAWA POS) - Image

NOSTALGIA: Fadli Zon (dua dari kiri) mendampingi para musisi lawas di Gedung Kemendikdasmen kemarin (24/12). (HILMI SETIAWAN/JAWA POS)

JawaPos.com - Suasana nostalgia kental terasa di auditorium lantai 3 Gedung A Kemendikdasmen kemarin (24/12). Sejumlah musisi yang populer di era 60-an dihadirkan oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Tidak hanya hadir, para musisi itu juga melantunkan sejumlah tembang jagoannya.

Misalnya Ernie Djohan membawakan lagu Kau Selalu Dihatiku dan Teluk Bayur. Kemudian hadir juga "pasangan abadi" Muchsin Alatas dan Titiek Sandhora. Kemudian ada juga pemetik bas Titiek Hamzah.

Dalam sambutannya Menbud Fadli Zon mengatakan mereka sudah mengundang insan film, komedian, seni rupa, tari, dan pertunjukan. Sekarang giliran mengundang seniman musik, khususnya yang populer di era 60-an.

"Kita ingin asa platform dan semangat no one behind. Tidak ada yang tertinggal di belakang," kata Fadli Zon dalam acara Gerakan Estafet Kebudayaan itu.

Dia menegaskan para musisi era 60-an perlu diapresiasi. Termasuk juga musisi era 70-an, 80-an, 90-an, hingga era masa kini. Khusus untuk musisi era 60-an, mereka menjadi bintang dan sejarah bangsa Indonesia. "Di masa itu belum banyak hiburan. TV jadi barang langka. Kebanyakan radio," katanya. Baru setelah memasuki dekade 70-an populer kaset pita.

Fadli Zon mengatakan akan menggagas sebuah platform untuk apresiasi musisi lintas generasi. Sebagai wujud apresiasi, karena musisi lintas generasi itu juga pernah mengharumkan nama Indonesia di dunia.

Ernie Djohan menyambut baik undangan dari Kementerian Kebudayaan itu. "Acara ini luar biasa," katanya. Di usianya yang sudah 73 tahun, Ernie banyak bersyukur. Baginya kehidupan yang dia lalui adalah sebuah mukjizat. Karena sejak usia delapan tahun, ia sudah keluar masuk ruang operasi. (wan/bas)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore