Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Desember 2024 | 17.47 WIB

Bersama Kementan, Kabaharkam Fadil Imran Ajak Anggota Polri Pahami soal Ketahanan Pangan

KERJA SAMA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri) dan Kepala Baharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran sepakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan. (HUMAS KEMENTAN)

JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) dan Polri meresmikan kerja sama untuk penanaman jagung. Tidak tanggung-tanggung, target lahan yang digarap nanti mencapai 1,2 juta hektare. Kerja sama itu bagian dari mengejar target swasembada pangan Presiden Prabowo.

Kerja sama kedua lembaga dilakukan Ditjen Tanaman Pangan Kementan dan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri di Cianjur, Jawa Barat, kemarin (18/12). Kerja samanya meliputi bantuan pengamanan dan pendampingan komoditas tanaman pangan. Juga melibatkan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan tentang bantuan pengamanan pupuk dan pestisida.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, pemerintah melakukan percepatan program swasembada pangan. Tujuannya, menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis geopolitik. Menurut dia, ada potensi lahan seluas 1,2 juta hektare untuk tanaman jagung.

”Untuk padi, Kementan berkolaborasi dengan TNI. Kemudian, untuk komoditas jagung, Kementan bergandengan tangan dengan Polri,’’ katanya. Dia menegaskan, potensi lahan untuk penanaman jagung seluas 1,2 juta hektare perlu dikawal bersama guna menjaga ketahanan pangan.

Untuk program penanaman jagung itu, Kementan telah menyiapkan berbagai sarana produksi. Mulai benih, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan). ”Alsintan nanti kami bawa langsung, seperti hand tractor untuk petani, kemudian ada benih jagung untuk 1 juta hektare seluruh Indonesia,’’ jelasnya.

Kepala Baharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran mendukung program Kementan. Dia menegaskan, sumber daya organisasi Polri perlu memahami apa yang dilakukan untuk mewujudkan ketahanan pangan, khususnya jagung.

Fadil menyatakan, Polri dan Kementan dapat bahu-membahu sebagai fasilitator masyarakat, khususnya petani, dalam pengembangan jagung. ”Dengan dukungan sumber daya Polri yang kita gerakkan hingga di daerah-daerah,’’ jelasnya. Dia mengungkapkan, Polri memiliki peran aktif sebagai fasilitator petani, kelompok tani, serta masyarakat dalam menghadapi tantangan lahan, penyediaan benih, pupuk, dan sebagainya. (wan/c6/ali)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore