
Kegiatan Mancing Merdeka di Bantaran Kali digelar sehari sebelum peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI guana menggerakkan perekonomian masyarakat. Pemkot mengisi kolam pancing tersebut dengan ikan sebanyak 1 ton. Foto:WS Hendro/Diskominfo Kota Madiun for Ja
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memiliki cara unik tersendiri dalam memperingingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Selain seluruh rangkaian peringatan diselenggarakan sederhana, peringatan diarahkan untuk percepatan penanganan Covid-19. Pemkot Madiun menerjukan aparatur sipilih negara (ASN) ke jalan-jalan untuk membagikan ribuan masker dan nasi kotak.
Masker dan nasi kotak gratis itu dibagikan kepada pengendara yang melintas di depan Balaikota Madiun, Jalan Pahlawan, Senin lalu (17/8). Aksi gebrak masker itu dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI, sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. Pun mendukung program Jatim Bermasker. ‘’Perwakilan ASN dan PKK terjun ke lapangan untuk membantu masyarakat,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.
Aksi sosial itu dilakukan setelah upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI digelar terbatas di balai kota. Maidi ingin mewujudkan aksi nyata perjuangan pahlawan di medan laga pada masa kemerdekaan lampau. Melalui aksi sosial agar dapat meringankan beban masyarakat utamanya di tengah wabah Covid-19,’’ lanjutnya.
Masker yang dibagikan dalam momen itu sebanyak 10 ribu. Ditambah 500 nasi kotak untuk membantu masyarakat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tujuannya agar masyarakat senang. Sehingga daya tahan tubuh meningkat dan terhindar dari korona. ‘’Untuk maskernya kita siapkan 10 ribu, nasinya ada 500 kotak,’’ ungkapnya.
Aksi sosial itu juga diteruskan hingga peringatan 1 Muharam. Tepatnya ketika 14 perguruan pencak silat melakukan ritual Suroan dan Suran Agung. Sebagaimana kesepakatan pemantaban koordinasi jajaran se-Bakorwil I Madiun, Nganjuk dan Bojonegoro serta perwakilan perguruan pencak silat serta dihadiri perwakilan Polda Jatim di Hall Hall Sun Hotel Kota Madiun kemarin (13/8).
Sebagaimana kesepakatan, seluruh rangkaian sakral yang biasanya mengundang masa berskala besar ke Kota Madiun itu diganti dengan kegiatan sosial penanganan Covid-19. Mulai kerja bakti sterilisasi padepokan pencak silat, bagi-bagi masker, hingga sembako. ‘’Kita lanjutkan kegiatan ini sampai peringatan 1 Muharram,’’ tambahnya.
Pada sisi lain, pemkot juga melakukan upaya pemulihan transformasi ekonomi. Seperti pembukaan beberapa sektor ekonomi yang ada di Kota Madiun dengan protokol kesehatan ketat. Misalnya, kegiatan Mancing Merdeka di Bantaran Kali digelar sehari sebelum peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Pemkot mengisi kolam pancing tersebut dengan ikan sebanyak 1 ton.
Selain itu upaya lain seperti pemulihan aktivitas Sunday Market untuk menghidupkan kembali sedikitnya 700 sentra pedagang kecil menengah yang biasanya menggelar lapak tiap minggunya. Sentra UMKM yang ada di masing-masing kelurahan juga coba didongkrak dengan membangun jalur wisata sepeda.
Di samping itu, Maidi meminta masyarakat tidak mudah terpancing sejumlah informasi yang belum tentu kebenarannya. Termasuk di antaranya soal isu Covid-19. ‘’Semoga perjuangan tanpa kenal lelah dalam perang melawan Covid-19 ini bisa segera kita dapatkan kado istimewanya,’’ harapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
