
Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim.
JawaPos.com- Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengeluarkan surat edaran agar tidak merayakan malam pergantian tahun dalam bentuk hiburan. Seperti menyalakan kembang api, petasan dan meniup terompet. Sebab, situasi negara sedang berduka dengan banyaknya musibah yang melanda.
Sebelumnya, Wan Thamrin menyebut perayaan malam tahun baru di lingkungan Pemprov Riau akan dilaksanakan di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
"Malam tahun baru nggak ada apa-apa. Karena situasi negara cukup prihatin. Mungkin malam tahun baru bikin dzikir bersama. Merayakan saja, tapi dengan versi berbeda. Tapi diisi dengan acara religi," ucapnya.
Hal itu disebabkan lantaran sepanjang tahun ini banyak musibah yang terjadi di Indonesia. Mulai dari gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Selat Sunda.
Lalu juga ada kecelakaan transportasi dengan jumlah korban yang tidak sedikit. Seperti kapal tenggelam di Danau Toba hingga jatuhnya pesawat Lion Air di periaran Karawang.
"Kalau coba evaluasi 2018 ini banyak bencana kan. Jadi, mari kita buat dzikir bersama. Mudah-mudahan bisa diberikan yang terbaik terutama di Riau ini," tambahnya.
Berikut isi surat edaran Gubernur Riau Nomor : 210/SE/2018:
Mencermati bencana alam dan musibah yang terjadi di beberapa daerah, dan untuk menjaga ketentraman dan ketertiban di tengah masyarakat, dengan ibu diimbau kepada saudara beserta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah masing-masing, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, organisasi wanita dan paguyuban di Provinsi Riau untuk hal-hal sebagai berikut:
1. Tidak merayakan malam tahun baru dalam bentuk hiburan maupun menyalakan kembang api, petasan dan peniupan terompet.
2. Dianjurkan kepada seluruh pemilik dan pengelola tempat hiburan untuk tidak membuka kegiatan pada malam pergantian tahun.
3. Mengisi malam tahun baru dengan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama masing-masing dan khusus yang beragam Islam agar melaksanakan zikir istiqomah dan doa keselamatan terhindar dari bencana.
4. Kepada orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak turun ke jalan dan tempat hiburan yang dapat mengganggu keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
