
Andriana Yubelia Noven Cahya tewas bersimbah darah
JawaPos.com - Pihak Kepolisian hingga kini belum bisa menangkap pelaku pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya. Namun, penyelidikan kasus yang menewaskan siswi SMK Baranangsiang Kota Bogor akan dilanjutkan setelah Pemilu pada 17 April 2019 mendatang.
Seperti diberitakan Radar Bogor (Jawa Pos Group), Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengaku menunda proses penyelidikan kasus pembunuhan itu. "Nanti setelah pilpres (pemilihan presiden) kita evaluasi lagi, seperti apa, kendalanya," ujar Kombes Pol Hendri Fiuser.
Hendri mengatakan saat ini kepolisian sedang fokus pada pengamanan pemilu yang akan digelar pada 17 April mendatang. Penundaan ini juga sekaligus menunggu proses digital forensik rekaman CCTV yang melibatkan ahli dari Biro Investigasi Federal Amerika Serikat alias FBI. Digital forensik dilakukan untuk mengidentifikasi wajah pelaku yang terekam kamera CCTV di lokasi kejadian.
"Jadi sambil menunggu hasil dari FBI seperti apa, sehingga bisa ditindaklanjuti," ucapnya.
Kasus pembunuhan Noven memang telah menarik banyak perhatian publik Bogor. Pasalnya, rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian yang memuat detik-detik pembunuhan siswi 18 tahun asal Cimenyan Bandung tersebut sempat viral di media sosial.
Kendati demikian, polisi mengaku tetap kesulitan menangkap pelaku lantaran kualitas gambar dari rekaman CCTV yang kurang bagus. Bukti lain seperti pisau yang ditinggalkan pembunuh juga tidak bisa membantu banyak. Itu karena tidak ada sidik jari yang ditinggalkan.
Dari 30 orang saksi yang telah diperiksa pun polisi tidak mendapat petunjuk. Karena tidak ada saksi yang melihat dan mendengar pada saat peristiwa terjadi. Alhasil, polisi ragu menyebar sketsa wajah.
"Foto profil wajah pelaku sudah jadi sebenarnya, namun kita harus membandingkan lagi dengan saksi dan CCTV supaya jangan sampai salah," ungkap Hendri.
Sebenarnya dalam proses penyelidikan salah seorang pria berinisial S, yang tak lain mantan kekasih Noven, sempat diamankan. Namun karena tak cukup bukti, S dilepaskan. Polisi juga sempat memeriksa laptop, telpon genggam hingga media sosial Noven, namun tak ada petunjuk mengarah ke siapa pelakunya.
Seperti diketahui, Noven ditusuk di gang kecil Jalan Riau, Kota Bogor, pada Selasa (8/1) saat pulang dari sekolah. Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku menusuk korban di s gang yang sepi samping kosannya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
