Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Agustus 2018 | 00.20 WIB

Nelayan Aceh yang Terdampar di Thailand akan Dipulangkan

KM Nelayan, kapal yang ditumpangi oleh nelayan yang terdampar di Thailand. - Image

KM Nelayan, kapal yang ditumpangi oleh nelayan yang terdampar di Thailand.

JawaPos.com - Empat nelayan asal Aceh yang terdampar di Thailand beberapa waktu lalu akhirnya dipulangkan ke Indonesia. Mereka dijadwalkan tiba di tanah air pada Kamis (30/8) lusa. Mereka terdampar akibat kapal yang digunakan dihantam ombak besar dan diterjang badai.


Proses pemulangan ini, disampaikan Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek kepada JawaPos.com di Banda Aceh, Selasa (28/8). Ia mengatakan, keempat anak buah kapal (ABK) KM Nelayan itu kini masih berada di Thailand.


“Saat ini kita sedang menjajaki untuk pemulangan, dengan jadwal ketibaan di Medan pada 30 Agustus ini,” kata Miftach.


Proses pemulangan keempat warga Aceh ini, menggunakan pesawat atau maskapai penerbangan. Sebelumnya, pihak Angkatan Laut Thailand sudah menanyakan terkait kondisi kapal yang digunakan nelayan ketika berlayar ketika itu. Hasilnya tidak memungkinkan kembali lewat jalur laut.


“Dari Angkatan Laut Thailand menyampaikan bahwa, dengan ukuran kapal tersebut, apabila berlayar ke Aceh akan berbahaya. Selain juga kondisi kapal yang saat ini masih rusak,” tambahnya.


Miftach menambahkan, berdasarkan hasil pembicaraan terakhir dengan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, pemulangan empat nelayan Aceh ini harus melalui Medan, Sumatera Utara (Sumut). Ini merupakan saran dan masukan dari pihak terkait di Thailand.


“Karena pihak imigrasi Thailand mengarahkan untuk penerbangan melalui Bangkok ke Indonesia. Dari Bangkok tidak ada (pesawat, red) yang langsung ke Banda Aceh hanya ke Medan yang ada," jelas dia.


Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal nelayan asal Aceh bernama KM Nelayan bersama empat orang krunya terdampar hingga ke kawasan Thailand. Sebelumnya, nelayan ini diketahui berangkat dari Pelabuahan Lampulo, Banda Aceh, Selasa (14/8) sekira pukul 14.00 WIB.


Keempat ABK kapal ini masing-masing Arifin, asal Gampong Desa Maju Simeulu Timur; Muhammad, asal Gampong Pulo Bungong Batee, Pidie; Dedi Surianto dan Dendi R, keduanya asal Kabupaten Aceh Barat Daya. Arifin diketahui sebagai nahkoda kapal.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore