JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Ogan Ilir

Kapolda Jengkel: Biarkan Dia Lari, Kami Akan Tembak Mati

24 Januari 2019, 08:07:51 WIB
Kapolda Jengkel: Biarkan Dia Lari, Kami Akan Tembak Mati
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Jajaran Polda Sumsel memastikan akan menangkap otak pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan korban Inah Antimurti, 20. Saat ini pelaku utama inisial AS masih buron. Polisi pun tak akan segan-segan untuk menembak mati pelaku.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, aksi yang dilakukan AS sangatlah kejam. Karena melakukan pemerkosaan, kemudian membunuh korban, dan membakar jasadnya. Akibat aksi tersebut, jasad korban pun mengalami luka bakar hampir 100 persen.

Sangat sulit untuk mengenali korban. Beruntung, keluarga korban dapat mengetahui ciri-ciri sekunder sehingga pihaknya meyakini korban merupakan Inah Antimurti, 20.

"Ini dapat dilihat dari benda yang sempat dibawa oleh korban dan kondisi gigi korban," katanya saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (23/1).

Atas ulah pelaku tersebut, dia mengaku sangat jengkel dan kesal karena pelakunya sangat keji. Karena itu, dirinya akan memproses pelaku yang tertangkap agar diberikan hukuman yang setimpal.

Sedangkan otak pelaku, pihaknya terus memburu dan memastikan akan menyikat pelaku. Apalagi, AS sebagai otak pelaku disertai pengedar narkoba di wilayahnya.

"Biarin dia lari, kami pasti akan menangkapnya dan tembak mati pelaku," ujarnya.

Dirinya mengapresiasi anggota Polres Ogan Ilir dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel karena berhasil mengungkap kasus ini meskipun petunjuk yang ditemukan sangatlah minim.

Pengungkapan kasus ini pun hanya butuh waktu sekitar dua hari dengan bermodalkan temuan motor milik korban yang sudah berubah catnya.

"Petugas awalnya mendapatkan motor korban di tangan saksi yang sudah dicat beda warna. Mulai dari sana anggota berhasil menangkap empat pelaku dalam kasus tersebut," tutupnya.

Seperti diketahui, Warga Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, digegerkan penemuan jasad dengan jenis kelamin perempuan yang hangus terbakar dan leher terikat kawat, Minggu (24/1).

Dalam kasus tersebut polisi berhasil menangkap empat dari lima tersangka pembunuhan tersebut. Keempat tersangka yakni, Feri (tunarungu/bisu), 30; FB, 16; Abdul Malik, 22; dan DP, 16. Sedangkan masih buron yakni AS yang merupakan otak pelaku.

Editor           : Yusuf Asyari
Reporter      : Alwi Alim
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up