
Direktur Program Indonesia Care Megawaty bersama santri Pesantren Yatim Madinah Al Hijrah, Pandeglang, Sabtu (22/8). (For JawaPos.com)
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bencana silih berganti. Selama itu pula hadir para dermawan untuk berbagi. Mereka berbagi secara langsung, dan ada pula yang memanfaatkan lembaga kemanusiaan.
Di Pandeglang, Banten, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva dan mantan wagub DKI Jakarta Prijanto bersama Indonesia Care. Dengan lembaga kemanusiaan itu, kedua mantan tersebut menyantuni para santri di pesantren yatim Madinah Al Hijrah, Pandeglang.
Direktur Program Indonesia Care Megawaty mengatakan, semenjak negeri ini dilanda pandemi covid-19, tidak sedikit masyarakat yang terdampak. Banyak yang kekurangan pangan karena mereka harus membatasi diri untuk beraktivitas.
"Kami hadir di sini menyalurkan bantuan logistik untuk para santri yang mengalami keterbatasan logistik semenjak negeri ini dilanda pandemi," ujar Megawaty kepada JawaPos.com, Sabtu (22/8).
Megawaty menyebut, sejumlah daerah masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Di Jakarta menerapkan PSBB transisi, Bodebek PSBB prioritas. Artinya, kegiatan masyarakat belum normal, kendati tidak ada larangan keluar rumah, sepanjang tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Kami terus mengkampanyekan bagaimana menghadapi menjalani hidup di tengah new normal pasca PSBB dilonggarkan," kata Ketua Wanita Perisai Syarikat Islam itu.
Megawaty mengakui bahwa Indonesia Care memang diprakarsai oleh dua mantan. Yakni Hamdan Zoelva, mantan ketua MK dan Prijanto, mantan wagub DKI Jakarta. Indonesia Care, imbuhnya, hadir untuk membantu masyarakat di kala dilanda bencana kemanusiaan, bencana alam, dan sebagainya. Khusus pasca PSBB, Indonesia Care memberikan perhatian terhadap 200 kampung yang tercatat sebagai zona merah.
General Manager (GM) Program Indonesia Care Repil Ansen menambahkan, kebutuhan pokok yang diserahkan kepada santri pesantren yatim Madinah Al Hijrah memang tidak banyak. Namun, setidaknya dapat menopang kebutuhan harian mereka untuk beberapa hari. Apalagi kondisi dan fasilitas di pondok pesantren tersebut yang masih sangat terbatas.
"Kami terus berupaya menyadarkan publik bahwa wabah ini belum berakhir. Bahaya masih mengintai kita," tandasnya.
Pengasuh Pesantren Yatim Madinah Al Hijrah ustad Ahmad Jubaedi sangat mengapresiasi bantuan dari Indonesia Care. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Insya Allah bermanfaat bagi santri dan tenaga pengajar di sini," kata Ahmad Jubaedi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=jZlUc-kYVmU

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
