JawaPos Radar

Jelang Sidang Vonis Aman Abdurahman, Pengamanan PN Jaksel Berlapis

22/06/2018, 08:35 WIB | Editor: Ilham Safutra
Jelang Sidang Vonis Aman Abdurahman, Pengamanan PN Jaksel Berlapis
Terdakwa kasus terorisme Aman Abdurahman (Miftahulhayat/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Jajaran Polres Jakarta Selatan menggelar pengamanan khusus jelang digelarnya sidang vonis Aman Abdurrahman. Pada apel pagi yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar itu ada atensi khusus agar sidang pentolan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) tersebut berjalan lancar.

Kombes Indra Jafar mengingatkan kepada para anak buahnya supaya agar mensterilkan area pengadilan. Jika didapati barang-barang mencurigakan, maka harus segera diamankan.

"Area (pengadilan) harus streril dari barang-barang mencurigakan," ujar Indra di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

Jelang Sidang Vonis Aman Abdurahman, Pengamanan PN Jaksel Berlapis
Ilustrasi: pengamanan khusus dari aparat kepolisian untuk sidang Aman Abdurahman (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

Lebih lanjut Indra menekankan, pengamanan dilakukan secara berlapis di pintu masuk PN. Semua pengunjung harus dilakukan pemeriksaan guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Diketahui, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) membuat imbauan bahwa sidang perkara kasus terorisme tidak disiarkan langsung oleh media. Hal itu didasari alasan keamanan dan pencegahan penyebaran ideologi terorisme.

"Kemudian di pintu masuk tolong dilakukan pengamanan berlapis. Kemarin KPI mengatakan tidak ada siaran live di ruangan sidang. Keamanan menjadi dasarnya," tegas Indra.

Adapun jumlah personel yang dikerahkan untuk mengamankan persidangan pimpinan JAD itu di PN Jakarta Selatan mencapai 400 anggota. Jumlah itu bertambah dari angka sebelumnya yang hanya 378 petugas.

" Hal-hal yang kemarin ada evaluasi dan pasukan juga terus bertambah, maka yang ditugaskan tolong berutas secara maksimal," pungkasnya.

Situasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat ini sudah mulai dijaga ketat oleh petugas. Pintu masuk masih ditutup rapat, pengunjung sidang dan awak media masih tertahan di luar area pengadilan.

Sidang putusan terhadap Aman sendiri direncanakan akan digelar pukul 09.00 dan dipimpin langsung oleh Hakim Ketua Ahmad Zaini.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up