
Universitas Palangka Raya. Andrie Elia Embang terpilih menjadi rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2018-2022.
JawaPos.com - Angka 3, tampaknya cukup keramat bagi Kota Cantik Palangka Raya. Pasalnya, selain telah mengantarkan wali kota dan wakil wali kota terpilih, angka ini juga menjadi bukti perjuangan Andrie Elia Embang. Dirinya terpilih menjadi rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2018-2022.
Elia unggul pada saat rapat senat bersama dengan perwakilan Kemenristekdikti, di Aula Rahan Rektorat UPR, kemarin pagi hingga menjelang siang. Sebelum pemilihan pun, pria yang kerap disapa Andrie Elia ini, sudah sangat yakin akan memenangi pesta demokrasi bagi civitas akademika itu.
"Saya sudah berapa kali mencalon. Ini yang ketiga. Bagi saya, everything will be okay. Jadi, bagi saya biasa saja," katanya dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Selasa (21/8).
Pria yang dikenal ramah ini, juga sangat yakin dirinya bakal mampu menjadi orang nomor satu di kampus dengan almamater kuning ini. Dirinya yakin, senat dan perwakilan kementerian akan mempercayakan tongkat estafet kepemimpinan kepadanya.
Ketika ditanya terkait aktivitasnya pada pagi sebelum pemilihan, Elia mengatakan, ia sangat santai dan siap menerima semua hasil pemilihan. "Saya menyiapkan diri saja. Ada orang datang, ya saya sambut," ucap pria yang juga merupakan Ketua Harian DAD Kalteng ini.
Elia pun yakin, ia akan mampu membawa yang terbaik bagi kampus UPR. Saat sesi wawancara, beberapa kali perwakilan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini menujukkan kemampuan berbahasa Inggris.
Beberapa saat sebelumnya, saat ngobrol dengan koleganya, juga terpantau Kalteng Pos dirinya menggunakan bahasa Dayak. Kemampuannya mengolah bahasa, juga ia tunjukkan saat wawancara dengan menggunakan bahasa Indonesia.
Di tangannya, ingin akreditasi UPR mampu menjadi A. Demikian pula bagi jurusan dan prodi. Bahkan, katanya, ia akan memacu semangat civitas akademika untuk mendongkrak akreditasi kampus hingga ke ranah prodi.
Tanpa tedeng aling-aling, ia mengakui, selama ini ada yang terpecah di instansi pendidikan di Bumi Tambun Bungai yang akan dipimpinnya ini. Tak lupa, ia berterima kasih pada seluruh anggota senat dan panitia yang telah menyukseskan acara.
"Saya berharap seluruh elemen kampus tidak ada yang terpecah karena pemilihan. For better UPR. Target jangka pendek saya, mendorong peningkatan akreditasi jurusan prodi dan institusi Perguruan Tinggi (PT). Prodi dan jurusan dari C jadi B, B menjadi A. Dan yang belum akreditasi, didorong secepat-cepatnya 6 bulan," katanya.
Sementara itu, Irjen Kemenristekdikti Jamal Wiwoho menyatakan, dirinya mengapresiasi pemilihan yang berlangsung kondusif dan sejuk. Baginya, senat dan panitia telah menunjukkan kontribusi, demi kebaikan kampus yang terletak di kawasan Jalan Yos Sudarso ini. Ia juga menyampaikan, kemungkinan pelantikan akan dilaksanakan September.
"Menunggu pak menteri pulang ibadah haji. 27 Agustus kembali ke tanah air. Ini segera dilaporkan," katanya.
Ia meminta Elia untuk mengkonsolidasikan ke internal UPR. Demikian pula dengan calon lainnya. "Sehingga tidak ada lagi pengkotakan. Yang diutamakan adalah peningkatan mutu dan akreditasi. Dalam daftar AIPT, UPR ada di posisi B. Di bawah kepemimpinan ini, diharapkan bisa menjadi 73 PT yang A," harapnya.
Di sisi lain, Plt Rektor UPR Agus Indarjo, yang juga merupakan Ketua Senat UPR menyatakan, dari tiga calon, Andrie unggul dengan perolehan 44 suara. Sementara di posisi kedua ditempati Joni Bungai dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dengan perolehan 18 suara.
Sedangkan Aswin Usuf dari Fakultas Pertanian, hanya mendapat 3 suara. Total suara saat itu 65 suara. Dengan rincian, 42 suara dari senat dan 35 suara dari perwakilan Kemenristekdikti.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
