
FESTIVAL: (ki-ka) Ketua II Penyelenggara Festival Kota Lama 2018, Didiek Hardiana Prasetyo, Ketua Penyelenggara, Liliana Tedjosaputra, Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng, Alamsyah, Ketua Pelaksana Lili Y. Santoso saat jumpa pers, Rabu (19/9).
JawaPos.com - Agenda tahunan Festival Kota Lama Semarang akan kembali digelar mulai Kamis hingga Minggu (20-23/9). Adanya renovasi infrastruktur di kawasan bangunan bersejarah itu menjadi perhatian khusus bagi penyelenggara.
Ketua Penyelenggara Festival Kota Lama 2018, Liliana Tedjosaputra mengatakan, tak ada alasan untuk tidak menggelar acara rutin yang tahun ini bertemakan 'Beda Masa Satu Rasa' itu. Meski kondisi beberapa titik infrastuktur sendiri saat ini tengah diperbaiki, seperti beberapa lokasi jalan dan bangunan.
Pasalnya, lanjut Liliana, pelaksanaan kegiatan ini sudah sejalan dengan tujuan pemerintah setempat membuat kawasan Kota Lama menjadi destinasi wisata internasional sebagai Netherland van Java. "Apalagi saat ini Kota Lama sudah masuk dalam tentative list UNESCO sebagai world heritage city,” terangnya saat jumpa pers di Kampung Laut, Semarang, Rabu (19/9).
Sebagai informasi, Festival Kota Lama telah menjadi agenda rutin tahunan Kota Semarang sejak pertama kali diadakan 2012 silam. Berbagai pertunjukan kesenian daerah hingga macam-macam kuliner dihadirkan di sana. Untuk periode ini, rencananya juga akan berdiri panggung musik jazz, fashion show batik, pameran mobil antik, juga kuliner legendaris.
Di sisi lain, Ketua II Penyelenggara Festival Kota Lama 2018, Didiek Hardiana Prasetyo, menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot setempat agar ada kemudahan akses bagi pengunjung yang ingin menikmati acara tersebut. Atau lebih tepatnya, supaya mereka tak merasa terganggu akan adanya proyek renovasi infrastuktur tadi.
“Pengunjung tidak akan terdampak pembangunan karena lokasi acara cukup jauh dari proyek. Selain itu, saya juga sudah minta ke Pemkot Semarang agar selama acara berlangsung alat-alat berat untuk pembangunan disingkirkan lebih dulu,” jelasnya.
Sementara, Ketua Pelaksana Festival Kota Lama 2018, Lili Y. Santoso menjelaskan, acara nantinya dibagi dalam beberapa lokasi. Antara lain di sekitar Jalan Cendrawasih sebagai lokasi panggung acara kesenian. Dan Jalan Raden Patah untuk tempat Pasar Sentiling.
"Di Pasar Sentiling nanti pengunjung bisa menikmati sebanyak 30 kuliner legendaris Semarang macam lunpia, roti ganjel rel, dan lain sebagainya," cetusnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
