
PELAYANAN PUBLIK: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau Mal Pelayanan Publik Kabupaten Banyumas, Kamis (17/1).
JawaPos.com - Saat sejumlah daerah ramai-ramai berlomba membangun mal sebagai pusat perbelanjaan modern, Banyumas punya caranya sendiri dalam memunculkan pusat interaksi masyarakat. Kabupaten yang terletak di sisi barat Provinsi Jawa Tengah ini memilih untuk mendirikan Mal Pelayanan Publik.
Diresmikan pada 28 Desember 2018 lalu, mal model ini menjadi yang pertama di Jateng. Eksis dengan memberikan 4.200 pelayanan kepada masyarakat yang berkonsep kurang lebih seperti kantor pelayanan terpadu satu pintu yang ada di daerah lain.
Menjadi berbeda saat mal ini memiliki loket pelayanan yang dibagi per instansi. Namun, dirias dengan desain interior ciamik tentunya. Serta dilengkapi kursi tunggu super nyaman dan play ground khusus anak.
Mau mengurus KTP, perizinan usaha, paspor, SIM, STNK, semua nampak jelas instansi mana yang dituju begitu memasuki mal ini. Gubernur Jateng, hari ini, Kamis (17/1) dalam rangka kunjungan kerjanya menyempatkan diri mampir ke lokasi.
Dengan mal ini, Ganjar meyakini Banyumas telah mampu menerjemahkan layanan yang oleh Ganjar disebut pelayanan yang mudah, murah, cepat, sekaligus mewujudkan transparansi dan akuntabilitas publik. Ganjar berharap inovasi tersebut mampu menjadi inspirasi bagi pemerintah kabupaten dan kota lain.
"Ini akan bisa mengurangi korupsi kolusi dan menghilangkan pungli. Perizinan, perbankan, pajak, kepolisian. Inilah mal pelayanan publik pertama di Jateng," kata Ganjar.
Didampingi Bupati Banyumas, Achmad Husein, Gubernur memulai tur dengan berkeliling dari satu stand ke stand lain. Dari mengecek mesin pengambilan nomor antrean hingga pelayanan perizinan dari Dinas Lingkungan Hidup. Politisi PDIP itu mengaku kagum pelayanan dari petugas, yang menurutnya bakal membuat masyarakat senang.
"Dengan pelayanan dari petugas termasuk aktivis yang bukan PNS, ini bentuk dukungan kolaborasi pemerintah dan masyarakat membangun sistem yang baik. Pasti masyarakat senang karena kemudahan diberikan. Juga dengan tempat yang bagus," katanya.
Inisiator mal pelayanan ini sendiri tak lain dan tak bukan adalah Sang Bupati. Achmad Husain memulainya dari sejak dirinya menjabat pada periode pertama 2014 kemarin. Hari demi hari, ia sempurnakan konsep mal terobosan ini supaya segala persoalan masyarakat bisa rampung di tempat itu.
Kata Achmad, di sini terdapat 18 dinas dan instansi. Difungsikan sejak 28 Desember 2018 lalu, "Dengan perizinan daerah dan SIM yang menjadi paling banyak," ujarnya.
Dengan berbagai kemudahan pelayanan dan nyamannya tempat, mal tersebut begitu cepat terkenal di kalangan masyarakat Banyumas. Achmad menyebut, belum genap sebulan, mal telah mengakomodasi 4.200 pelayanan warga.
Salah seorang warga yang datang dan memanfaatkan pelayanan mal tersebut, Witiana Wardani, warga Ajibarang mengaku diberi kemudahan saat sedang mengurus Kartu Kuning. "Iya cepat cuma 15 menit. Tidak bayar, semua gratis. Pingin upload di medsos nanti, biar semua tahu tempat ini," akunya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
