
Lembaga Advokasi DPD Partai Gerindra DKI mengajukan permohonan penyelesaian sengketa informasi kepada Komisi Informasi Publik (KIP).
JawaPos.com – Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019 di DKI Jakarta dinilai masih bermasalah. Lembaga Advokasi DPD Partai Gerindra DKI mengajukan permohonan penyelesaian sengketa informasi kepada Komisi Informasi Publik (KIP).
Hal yang disengketakan terkait enam angka terakhir Nomor Kartu Keluarga (NKK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada DPS yang dibintangkan.
Ketua Lembaga Advokasi DPD Partai Gerindra DKI Yupen Hadi menyatakan, pihaknya keberatan tidak adanya informasi soal Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Sebab, NIK dan NKK tidak ditampilkan secara utuh oleh KPU DKI.
Menurut dia, aneh jika NIK dan NKK yang telah ditutup atau diganti sebanyak enam digit terakhir hanya diberikan tanda bintang. "Kami curiga dengan penyelenggara pemilu. Ada apa kok ditutup? Kami duga ada rencana kecurangan," jelas Yupen, Selasa (14/8).
Pihaknya mengaku keberatan dengan Pasal 27 ayat (11) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Penyusunan Daftar Pemilih. Bunyinya, salinan DPSHP yang diberikan tidak menampilkan informasi NIK dan Nomor KKP secara utuh.
Padahal, menurutnya, standar NIK atau NKK adalah 16 digit. "Kami sangat keberatan. Makanya, kami sengketakan. Kami minta dibuka," tegas Yupen.
Dia kembali menduga KPU DKI tak memiliki itikad baik untuk membuka angka yang dibintangkan. Pihaknya mengajukan permohonan penyelesaian sengketa informasi ke KIP agar tidak ada data yang ditutupi. Sebab, data pemilih merupakan mahkota pemilu.
"Pasal 64 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang admistrasi kependudukan menyatakan, NIK menjadi nomor identitas tunggal untuk semua urusan pelayanan publik," bebernya.
Koordinator Data dan Saksi DPD Gerindra DKI Ahmad Sulhy menambahkan, sidang akan segera digelar KIP. Nantinya, diharapkan bisa menjadi rujukan KPU DKI untuk mengeluarkan fatwa membuka DPSHP secara utuh.
"Gerindra DKI, tidak akan pernah bosan lakukan analisis DPSHP sampai data pemilih sempurna," tegasnya dengan nada tinggi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
