
ILUSTRASI: Diduga karena meminum minuman keras (miras), 3 orang warga di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) tewas.
JawaPos.com - Diduga karena meminum minuman keras (miras), 3 orang warga di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) tewas, Jumat (15/3). Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.
Kasi Humas Polsek Tegalrejo, Kota Jogjakarta, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Aiptu Eko Ria Heriyanto mengatakan, korban yang meninggal berinisial SN, 37; HN, 48, dari Kecamatan Tegalrejo, dan GN, (belum diketahui umurnya) dari Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul.
"Mereka minum pada Selasa (12/3). Sebanyak 5 orang, 2 orang lain yang selamat saat ini masih dirawat di (RSUP) Sardjito Jogjakarta," katanya, saat ditemui di kantornya, Jumat (15/3).
Para korban minum dari sore hingga malam hari di rumah salah seorang korban di Kecamatan Tegalrejo. Mereka membeli minuman keras yang dibungkus dengan plastik. "(Meninggalnya Jumat) kan kita tidak tahu efek zatnya berapa lama. Jenis minumannya apa dan dibeli di mana, masih kami lakukan penyelidikan," katanya.
Selain mengamankan barang bukti berupa sisa minuman, beberapa saksi juga telah diperiksa. Termasuk juga ketua RT setempat. Sedangkan untuk korban yang selamat, masih belum bisa diajak komunikasi.
"Sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, terutama saksi sekitar tempat minum. Ketua RT juga sudah kami periksa. Sekarang kami menunggu proses penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Sementara, Kapolresta Jogjakarta, Kombes Pol Armaini menambahkan, para korban dan beberapa rekan mereka memang sebelumnya minum minuman keras. Ia mengatakan sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan.
"Nanti kami minta visum dari dokter. Kami selidiki sumber minuman dan di mana membelinya," ucapnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
