Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juni 2019 | 02.03 WIB

Tuntas Akhir 2019, Waduk Muara Nusa Dua Tambah Pasokan Air Baku PDAM

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Provinsi Bali bakal memiliki jujukan untuk wisata air dalam waktu dekat. Pasalnya, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) kini tengah menyelesaian pengembangan Waduk Muara Nusa Dua di Kota Denpasar yang akan menambah pasokan air baku bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Provinsi Bali. Proyek waduk bernilai Rp 205 miliar ini tahapan konstruksinya telah dikerjakan sejak 2017 dan diharapkan tuntas pada akhir 2019.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan ke provinsi Bali meninjau langsung pengerjaan proyek berharap rehabilitasi Waduk Nusa Dua bisa menambah sumber pasokan air bersih bagi wilayah sekitar meliputi Denpasar, Benoa, dan wilayah Nusa Dua.

"Waduk Muara Nusa Dua ini memiliki area seluas 35 hektare. Bila proyek ini selesai, nantinya akan menambah pasokan air baku dari 300 liter per detik menjadi 500 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Denpasar, Nusa Dua dan Benoa," ujar Presiden Joko Widodo dalam kunjungan ke Bali, Jumat (14/6).

Dalam kunjungan ke Bali, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana, Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat ( PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Bali I Wayan Koster dan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian PUPR.

Selain memenuhi kebutuhan air baku untuk pasokan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan pengendalian banjir, Jokowi berharap pengembangan Waduk Nusa Dua juga bisa jadi obyek wisata air baru di kawasan Bali Selatan. "Ini kanan kiri (pinggir waduk-red) nanti akan ada kayak resto atau kafe. Selain memasok air baku, juga jadi obyek wisata. Bisa dibangun restoran dan cafe-cafe, jadi bisa bagus. Termasuk obyek pemancingan dan olah raga air," imbuh Jokowi.

Photo

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Bali I Wayan Koster saat meninjau Waduk Muara Nusa Dua di Bali, Jumat (14/6) (Dok.Biro Komunikasi Kementerian PUPR)

Pada bagian lain, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan selain memasok kebutuhan air baku PDAM, Waduk Muara Nusa Dua akan difungsikan sebagai sarana wisata dan olah raga air. "Saya kan kebetulan ketua olah raga Dayung. Kita akan fungsikan waduk ini untuk olah raga dayung," kata Basuki.

Dia menyebut tahapan konstruksi Waduk Muara Nusa Dua telah mencapai 80 persen dan diharapkan tuntas pada akhir 2019. "Waduk ini memiliki daya tampung air sekitar 700 ribu meter kubik. Nantinya setelah rehabilitasi waduk selesai akan menambah pasokan air baku PDAM dari 300 liter per detik menjadi 500 liter per detik," imbuhnya.

Basuki menyebut Waduk Nusa Dua adalah waduk pertama di Indonesia yang dibangun di dekat Muara Sungai yang berfungsi untuk menyediakn air baku. "Di sini yang pertama, kedua ada di Batam. Waduk bisa menyediakan air baku karena airnya tidak payau, jadi bisa untuk memenuhi kebutuhan air baku," kata Basuki.

Selain melakukan rehabilitasi Waduk Nusa Dua, Provinsi Bali kini telah memiliki Bendungan Titab di Kabupaten Buleleng. Proyek Bendungan Titab yang dibangun pada 2011-2015 memiliki kapasitas tampung air sebanyak 2,67 juta meter kubik mampu mengairi irigasi seluas 1.794 hektare dan menghasilakn daya listrik 1,5 MW.

Selain itu, kini tengah dibangun Bendungan Tamblang juga di Kabupaten Buleleng dengan pembiayaan sebesar 793,8 miliar dengan pelaksaan konstruksi 2019-2022. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung air sebesar 7,4 juta meter kubik dan mampu memasok air irigasi seluas 581 hektare, air baku 0,41 meter kubik per detik dan pasokan daya listrik 0,38 MW.

Sementara Bendungan Sidan di Kabupaten Badung dengan investasi Rp 786,3 miliar dibangun 2019-2021 dengan kapasitas 3,8 juta meter kubik dan mampu memasok air baku 1,75 meter kubik per detik dan mampu memyediakan daya listrik sebesar 0,65 MW.

 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore