
ULAR PITON: Penangkapan ular jenis Piton di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.
JawaPos.com – Kemunculan ular piton berukuran besar meneror warga di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Setidaknya dalam 3 hari terakhir, sudah 3 ekor Piton ditangkap oleh masyarakat setempat.
Pada Minggu (13/1) dini hari seekor ular Piton dengan ukuran sekitar 3 meter ditangkap di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong. Hewan itu diketahui sedang melintas di jalan perbatasan Dusun Bolodukuh dengan Gunungkrambil.
"Panjangnya sekitar 3 meter. Kami tangkap supaya tidak meresahkan warga," kata Marsaid, 41, warga Dusun Trengguno Lor, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Minggu (13/1).
Pada Kamis (10/1) penangkapan ular jenis Piton juga dilakukan di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong dengan ukuran 3 meter. Kedua ekor ular itu saat ini sementara ditempatkan di kandang milik salah seorang warga setempat.
Sementara, salah seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Brigadir Sugeng Widodo menambahkan, ular-ular yang ditangkap itu kemungkinan sedang mencari mangsa di sekitar pemukiman warga.
Ia meminta kepada warga supaya ketika melihat ular tidak panik. Kemudian memberitahukan ke tetangga yang bisa menangkap atau kepada petugas kepolisian. "Kalau ada yang melihat bisa lapor ke Bhabinkamtibmas," ucapnya.
Selain di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, penangkapan ular Piton juga dilakukan warga di Dusun Gembuk, Desa Getas, Kecamatan Playen. Di lokasi ini ukuran panjangnya kisaran 5 meter dan baru ditangkap pada Sabtu (12/1) dini hari.
Kepala Desa Getas, Kecamatan Playen, Pamuji mengatakan, beberapa hari sebelum ular itu ditangkap, ada warga yang melihatnya menyerang hewan ternak. "Di tempat kami, biasanya menyerang ternak. Di Getas memang sering ada ular Piton. Kalau ternak yang diserang, sasarannya ayam atau kambing, jadi ditangkap," katanya.
Ular Piton itu sementara juga ditempatkan di kandang milik salah seorang warga. Kemudian akan dijual kepada mereka yang berminat memilikinya. "Biasanya dijual. Kalau dilepas lagi ke hutan, takutnya membahayakan warga," ucapnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
