
Kondisi rumah Abdullah yang hancur terdampak ledakan berantai 205 petasan jumbo di Desa Sukorejo Wetan, Selasa (11/5). Istimewa/Antara
JawaPos.com–Dua dari sembilan korban ledakan petasan di Tulungagung, Jawa Timur, meninggal dunia akibat luka bakar serius yang dideritanya di bagian selangkangan, tangan, dan sekujur tubuh. Berdasar informasi dari bagian Humas RSUD dr Iskak Tulungagung, korban yang meninggal diidentifikasi bernama M Asrori, 25, dan Nuzul Ilham, 21, warga Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan.
”Dua korban meninggal saat mendapat perawatan intensif di unit red zone IGD RSUD dr Iskak. Kondisinya terus memburuk akibat luka bakar hingga 50 persen di sekujur tubuh, terutama yang paling parah di bagian paha, selangkangan, dan tangan,” tutur Kasi Humas RSUD dr Iskak Tulungagung Moch Rifai.
M. Asrori yang kondisinya paling buruk meninggal lebih dulu pada Selasa (11/5) pukul 02.05 WIB. Sedangkan Nuzul Ilham menyusul sejam berikutnya, sekitar pukul 03.15 WIB.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
