JawaPos Radar

Lagi, Terduga Anggota JAD Dibekuk di Tegal

04/08/2018, 20:07 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Penangkapan Terduga Teroris
ILUSTRASI: Seorang warga RT 12 RW 04 Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal dibekuk tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Sabtu (4/8). (Eddy Junaedy/ Jambi Independent/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Seorang warga RT 12 RW 04 Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal dibekuk tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Sabtu (4/8). Pria yang diketahui bernama Yoni Wahyudi itu ditangkap lantaran diduga terlibat dalam jaringan teroris.

Menurut informasi yang dihimpun JawaPos.com, penangkapan Yoni dilakukan tidak jauh dari toko optik bernama Optimal Optik di Pasar Kemantran, Kecamatan Kramat. Toko itu diketahui milik yang bersangkutan dan dikelola bersama istrinya.

Pascapenangkapan, toko optik tersebut langsung tutup. Sementara menurut saksi, ada satu orang lagi yang turut diamankan. Dia adalah karyawan Optimal Optik. "Sempat diperiksa di dalam toko. Karyawan toko hanya satu saja," tutur Dasmo, pria yang mengaku bekerja di sebuah bengkel tak jauh dari lokasi optik, Sabtu (4/8).

Karyawan berinisial FB itu, lanjut Dasmo, merupakan warga asli Brebes. sebelum kemudian dibawa pergi menggunakan mobil.

Dasmo sendiri tak merasa curiga atas sosok Yoni ini. Ia tak menyangka pria yang sudah lima tahun menjalankan usaha optik itu terlibat suatu kelompok teror. "Sehari-harinya biasa saja," cetusnya.

Adanya peristiwa ini lantas dibenarkan oleh Kapolsek Kedungbanteng AKP Abdul Ghofir. Menurutnya, terduga pelaku merupakan warga asli Desa Semedo yang pernah bertransmigrasi ke luar Pulau Jawa. Sedangkan istrinya, katanya asli Jakarta.

"Betul. Penangkapan oleh Densus 88. Diduga terkait jaringan JAD. Namun, penangkapanya saat di Kemantran, Kramat, Kabupaten Tegal sekitar pukul 08.30 WIB," terang Ghofir saat dikonfirmasi.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up