Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 April 2021 | 01.42 WIB

Bupati Bandung Barat Tersangka Korupsi, Gubernur Jabar Prihatin

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Humas Pemprov Jabar/Antara - Image

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Humas Pemprov Jabar/Antara

JawaPos.com–Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku prihatin atas penetapan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai salah satu tersangka korupsi dana bantuan sosial (bansos) Covid-19.

”Pertama saya sangat prihatin, terlebih ini terkait dengan bansos Covid-19,” kata Gubernur Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara seusai menghadiri acara Karya Kreatif Jabar 2021 dan Pekan Kerajinan Jabar UKM Jabar Paten dalam rangka Kampanye Gernas BBI bersama Menteri KUKM di Kota Bandung, Sabtu (3/4).

Menurut dia, dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan tersebut sangat tidak terpuji karena terjadi di saat elemen pemerintah dan masyarakat tengah berjuang melawan pandemi Covid-19. Terlebih beberapa waktu lalu ada pertemuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan KPK dalam pencegahan korupsi.

”Sudah diingatkan terkait praktik yang harus dijauhi yang beririsan dengan konflik kepentingan. Saya tidak mau terlalu dalam karena materinya kan ada di KPK, saya juga kurang paham bagaimananya tapi mudah-mudahan situasi bisa lebih terkendali,” tutur Ridwan Kamil.

Orang nomor satu di Provinsi Jabar itu meminta kepada seluruh kepala daerah di Jawa Barat agar fokus dalam penanganan Covid-19 secara manajemen. Khususnya di sektor ekonomi harus bisa segera membaik.

”Jangan sampai ada kepala daerah yang tergoda dan ikut-ikutan turun sampai ke ranah teknis di mana ada penggunaan anggaran. Nanti terpeleset dan akhirnya salah keputusan, itu yang terjadi. Harusnya fokus di tataran kebijakan saja, pada saat terlalu ke teknis, di situlah terjadi satu atau dua pelanggaran,” ucap Ridwan Kamil.

Gubernur memastikan sistem pemerintahan di Kabupaten Bandung Barat tidak akan terganggu meski bupatinya dijadikan tersangka.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tenang karena sistem perpolitikan di Indonesia sudah baik, sehingga ketika ada kepala daerah tersangkut kasus korupsi akan ada pihak yang menggantikan perannya.

”Itu tidak mengurangi pelayanan publik, pengambilan keputusan,” ujar Ridwan Kamil.


Saksikan video menarik berikut ini:


https://www.youtube.com/watch?v=I1YTmi_rEpc

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore