
Arnita Rodelia Turnip, Mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB
JawaPos.com - Lisnawati sedikit lebih lega. Perjuangannya untuk anaknya Arnita Rodelia Turnip, Mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB yang diputus Beasiswanya oleh Pemkab Simalungun terbayar.
Informasi yang diperoleh JawaPos.com, Kamis (2/8), Pemkab Simalungun akhirnya membayarkan tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Arnita di IPB. Dari foto struk yang didapat, Pemkab membayarkan UKT sebesar Rp 55 juta. "Saya sudah dihubungi Ombudsman. Kabarnya sudah (dibayar), saya lega. Anak saya juga sudah kuliah lagi," kata Lisnawati, Ibu kandung Arnita, Kamis (2/8) malam.
Lisnawati memang selama ini getol memperjuangkan anaknya. Seluruh jalan ditempuhnya. Ternyata usahanya akhirnya membuahkan hasil.
Terpisah, Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, memberikan respon positif kepada Pemkab Simalungun. Meskipun kemarin, Pemkab Simalungun sempat bingung mau menggunakan anggaran dari mana untuk membayarkan tunggakan itu.
"Terimakasih Bupati Simalungun Pak JR Saragih dan terimakasih kepada Pak Kadisdik Simalungun Pak Resman Saragih. Tanpa keikhlasan bapak bapak, masalah ini tidak akan selesai," ungkap Abyadi.
Pembayaran beasiswa itu, tertuang dalam surat Disdik Simalungun Nomor 820/8311/4.4.1/2018, perihal pengaktifkan kembali mahasiswa BUD IPB An. Arnita Rodelina Turnip. Surat itu langsung ditandatangani oleh Kadisdik Simalungun, Resman Saragih. Surat pengaktifan itu ditujukan ke Ombudsman
"Buat Ombudsman RI, dengan diaktifkannya kembali status kepesertaan Arnita sebagai mahasiswa program BUD Pemkab Simalungun dan dibayarnya seluruh tunggakan uang kuliah dan biaya hidupnya sampai nanti menyelesaikan studi, saya kira ini sudah selesai bagi Ombudsman," ucap Abyadi.
Bukti pembayaran dalam struk transfer pembayaran UKT senilai Rp 55 juta ditransfer ke bagian keuangan IPB. Abyadi mengatakan, sudah disampaikan juga kepada Ombudsman untuk sebagai bentuk bukti pembayaran tunggak UKT tersebut.
"Ombudsman berharap ini menjadi pelajaran buat kita semua," tutur Abyadi.
Sebelumnya, polemik soal pemutusan beasiswa Arnita mendapat sorotan banyak pihak. Nama Arnita juga menjadi trending topic nasional. Terlebih sempat mencuat dugaan pemutusan beasiswa itu diputus karena Arnita Mualaf.
Anggota DPR RI dari NasDem, Prananda Surya Paloh mengatakan, dirinya mengecam pemutusan itu. Namun, dia tetap berpikiran positif kalau ada kesalahan administrasi di Pemkab Simalungun.
"Jika benar itu isu SARA, saya orang yang pertama mengecamnya. Agama, Undang-Undang, Pancasila, menjamin kebebasan beragama. Kalau memang ini betul adanya, kita pasti akan menegur keras," kata Prananda.
Dia juga mengingatkan, agar kejadian serupa tidak terulang. Karena itu menyangkut hak orang dalam mendapatkan pendidikan.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
