
Kabid Penempatan Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Achmad Djunaedi.
JawaPos.com - Surining binti Suwandi tidak ada kabar setelah menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi sejak 2004 silam. Selama 13 tahun, warga Dusun Tretes, Desa Jagomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu tidak pernah pulang ke rumahnya. Bahkan, perempuan berusia 46 tahun tidak pernah berkirim kabar.
Kabid Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang Achmad Djunaedi menyatakan, pihaknya sudah mengupayakan proses pemulangan Surining yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. "Kami sudah menerima laporan dari Hariadi Sugeng Lestari, keluarga Surining pada Juli lalu," ungkap Djunaedi kepada jawapos.com, Rabu (1/11/2017).
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Disnaker, dengan berkirim surat kepada Kepala Kantor Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri RI. Surat yang dilayangkan pada Oktober 2017 itu bernomor 560/5320/35.07.105/2017. "Kami sudah mengirimkan surat permohonan bantuan pemulangan Surining," kata Djunnaedi.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak keluarga, diketahui bahwa 2004 lalu Surining berangkat melalui PT Avida Avia Duta. Hingga saat itu juga tidak ada kontak. Titik terang ditemukan ketika ada acara di tempat kerjanya, Surining bertemu dengan TKW asal Jawa Barat, Rani Heryani.
Kepada Rani, Surining bercerita bahwa tidak pernah digaji sejak 12 tahun. Kisah pilu ini diunggah di media sosial. "Setelah diunggah di media sosial, sempat ramai. Kami juga sudah berkoordinasi dengan banyak pihak untuk proses pemulangan," imbuh Djun.
Masalah ini juga sudah ditangani oleh Kemenlu. Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah sudah menelusuri unggahan Rani soal kondisi Surining. Namun kendalanya adalah informasi yang diberikan sangat minim.
Kantor Direktorat Perlindungan WNI dan BHI juga sudah menyampaikan arahan kepada KJRI, agar berkoordinasi dengan Rani soal kondisi Surining. Pasalnya, Rani merupakan TKW yang pernah bekerja di rumah majikan yang sama dengan warga Tirtoyudo itu.
"Semoga mendapatkan titik terang. Kami di Kabupaten Malang juga diminta untuk mengumpulkan data pendukung. Seperti KK, KTP, Paspor dan alamat majikan," tutup Djunaedi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
