
Atap salah satu pusat perbelanjaan di Ambon yang ambruk akibat gempa
JawaPos.com - Gempa Bumi tektonik beruntun mengguncang Kota dan sejumlah pulau di Ambon, Maluku pada Selasa (31/10) malam. Setidaknya terjadi lima kali gempa yang mengakibatkan warga panik dan berhamburan keluar dari rumah maupun bangunan bertingkat untuk menyelamatkan diri. Meski demikian, gempa tektonik yang terjadi secara beruntun itu tidak mengakibatkan tsunami.
"Lokasi gempa terdekat dengan jarak 35 KM arah Barat Daya Kota Ambon sehingga guncangannya terasa kuat mengakibatkan masyarakat panik dan berkembang isu terjadi tsunami yang sebenarnya itu tidak bertanggung jawab," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapan BPBD Maluku John Hursepuny, Selasa (31/10) malam.
John merinci secara detail gempa yang terjadi sebanyak lima kali secara beruntun di Kota dan Pulau Ambon, Maluku. Menurutnya Gempa pertama berkekuatan 5,7 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 20:31:41 WIT dengan lokasi 50 Kilometer Barat Daya Pulau Ambon dengan kedalaman 10 kilometer dibawah permukaan laut. Pusat gempa yakni pada 3.79 Lintang Selatan (LS) dan 127.76 Bujur Timur (BT).
Gempa kedua terjadi tiga menit kemudian yakni pada pukul 20:34:42 WIT dengan kekuatan 5,6 SR dengan lokasi 47 Kilometer Barat Daya Pulau Ambon pada kedalaman 40 kilometer di bawah permukaan laut. Pusat gempa yakni pada 3.76 LS dan 127.78 BT.
Sedangkan gempa ketiga dengan skala lebih besar yakni 6,2 SR mengguncang Pulau Ambon pukul 20:50:50 WIT dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut dengan lokasi 38 km Barat Daya Pulau Ambon. Posisi gempa 3.69 LS dan 127.85 BT.
Gempa keempat dengan kekuatan lebih kecil yakni 5,2 SR terjadi pukul 20:59:43 WIT dengan kedalaman 17 km di bawah permukaan laut dan 47 km Barat Daya Pulau Ambon dan berada pada posisi 3.78 LS dan 127.8 BT.
Gempa kelima, berkekuatan 5,6 SR terjadi pukul 21.37 WIT dengan kedalaman 10 km di bawah permukaan laut dengan lokasi 37 km Barat Daya Ambon dan berada pada posisi 3.76 LS dan 127.87 BT.
Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan Maluku City Mall sehingga pengunjung kepanikan dan berhamburan keluar gedung.
Peristiwa tersebut, kemudian berkembang informasi air laut naik (tsunami) di berbagai kawasan, baik di kota maupun pulau Ambon sehingga masyarakat berlarian ke wilayah yang lebih tinggi.
Hingga saat ini, masyarakat memilih keluar dari rumah dan bangunan bertingkat lainnya karena khawatir masih terjadi gempa susulan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
