
KONSISTEN: Juara seri pertama 75th Jawa Pos Platinum Gold Tournament Hendri Nasim (tiga dari kiri) dan peraih Lowest Amateur Ryan Jovan Wijaya (empat dari kiri) dalam penyerahan trofi di Araya Golf.
JawaPos.com – Seri pertama turnamen golf pro 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament di The Araya Golf Course, Malang, berakhir kemarin (26/1). Hendri Nasim keluar sebagai pemenang dan menggondol prize money tertinggi.
Dalam final round, Hendri mengungguli golfer-golfer yang di dua hari sebelumnya memuncaki leaderboard dengan dramatis. Mereka, antara lain, Almay Rayhan Yagutah dan Kevin Cesario Akbar.
Padahal, pada tiga hole pertama final round atau hari terakhir kemarin, Hendri hanya bisa membayangi trio penghuni flight ke-15, Almay, Kevin, dan Benita Y. Kasiadi. Penalti dua pukulan yang didapatkan Kevin di hole ke-17 yang menjadi pengubah keadaan secara umum.
Setelah insiden yang merugikan Kevin itu, Hendri mampu menempel Kevin. Ketika Hendri menyudahi hole terakhir, Kevin hanya mampu mencatatkan par di hole kedelapan. Sialnya, Kevin malah mencatatkan bogey pada hole terakhir.
Info tambahan, Kevin dan Hendri sama-sama memulai final round dari tee ke-10 dan berakhir di tee kesembilan. Hendri turut menyaksikan kegagalan Kevin untuk mengejar dirinya.
Golfer asal Depok itu pun menyudahi final round 67 pukulan atau 5 under par. Secara total, dia mencatatkan 211 pukulan, 5 di bawah par. Dia diikuti rekan satu flight-nya, Syukrizal, yang mencatatkan 213 pukulan atau 3 di bawah par.
Bagi Hendri, ini menjadi gelar juara perdana setelah dirinya terakhir mendapatkannya pada 2013. ’’Gelar juara yang sudah saya tunggu-tunggu selama sebelas tahun itu ternyata di sini (75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament),’’ sebut Hendri.
Dia mengakui, mengawali final round dari second nine menjadi pembawa keberuntungan baginya. Green di hole ke-10 menjadi favoritnya. Hasilnya, Hendri mampu meminimalkan pukulan di second nine.
Dari sembilan hole yang ada di second nine, empat kali Hendri mencatatkan birdie dan lima par. Dia tidak kecolongan satu pukulan pun dalam second nine. ’’Birdie-birdie itulah yang membuatku percaya diri. Membuatku ada keyakinan bahwa aku bisa memenanginya,’’ tutur Hendri.
Sebaliknya dengan Kevin. Setelah mendapat penalti dua pukulan di hole ke-17, di first nine dia malah banyak melakukan kesalahan. Empat kali bogey yang menyusahkan upayanya mengejar Hendri.
Kevin menolak jika down karena penalti. Empat kali bogey di first nine lebih disebabkan banyak medan di hole 1–9 yang miring. ’’Banyak faktor yang tidak bisa dikontrol dalam golf. Termasuk hari ini (kemarin, Red). Mungkin saya kurang beruntung hari ini,’’ sesalnya.
Karena itu, Kevin hanya mampu mencatatkan 214 kali pukulan dengan dua pukulan di bawah par. Performa Kevin dalam final round kemarin menjadi yang paling buruk selama bermain di seri pertama 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament.
Setali tiga uang dengan Kevin. Almay yang konsisten selama dua hari pertama justru jeblok di hari ketiga. Almay bahkan sempat terlempar ke posisi kedelapan. Di akhir final round, Almay harus puas finis di posisi ke-20.
Dengan kesuksesan menyingkirkan Kevin dan Almay itu, Hendri merebut hadiah prize money terbesar dari total Rp 400 juta yang diperebutkan dalam 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament kali ini. Hendri berhak mendapatkan uang tunai Rp 64 juta dipotong pajak. Hadiah uang tunai tersebut diserahkan CEO PT Jawa Pos Media Leak Kustiyo dalam gala dinner di pendopo Kabupaten Malang tadi malam. (ren/c14/ady)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
