
Ilustrasi
SEKILAS, dari judulnya, yang menonjol dari tulisan di The Guardian tentang piknik Barack Obama di Indonesia itu hanya sisi negatifnya. Obama, Wife, Kids and 650 Soldiers, demikian tajuk artikel tersebut. Tampak merepotkan.
Dan, tentu harus diakui, memang merepotkan menjaga seorang mantan presiden Amerika Serikat. Pria yang seandainya masih boleh ikut pemilihan presiden lagi hampir pasti akan menang kembali.
Obama dan keluarga mungkin tak menghendakinya. Mereka cuma ingin jalan-jalan, menapaki jejak Ann Dunham, ibunda pria kelahiran Kenya tersebut yang pernah melakukan riset, tinggal, bahkan menikah dengan pria Indonesia.
Tapi, prosedur keamanan tentu tak bisa diabaikan begitu saja hanya karena sosok yang dijaga tak menghendakinya. Sebanyak 650 petugas keamanan yang disebut dalam artikel koran terkemuka Inggris tersebut bahkan hanya yang bertugas di Jogjakarta, kota kedua yang didatangi Obama setelah Bali. Untuk pertemuan informalnya dengan Presiden Jokowi di Bogor, Jumat (30/6), aparat yang dilibatkan bahkan mencapai ribuan.
Namun, hendaknya kita tak cuma memaknai pelesir Obama itu dari satu sisi. Segala kerepotan, dan tentunya biaya yang tak sedikit, tersebut rasa-rasanya sepadan dengan besarnya dampak positif yang dihadirkan.
Bayangkan, saat sedemikian banyak teror menghajar kita, membuat citra Indonesia jadi menyeramkan, Obama, salah satu sosok paling dikenal di dunia, berkunjung. Tertawa lepas dalam tiap kesempatan, menjajal rafting bersama istri dan anak, berjalan-jalan di persawahan, bertemu berbagai orang, dan melayani permintaan foto bersama.
Bahkan, dalam berita The Guardian tadi, yang judulnya terkesan ”nyinyir”, jika dibaca utuh, justru promosi gratis bagi Indonesia. Bahkan disertai kutipan berita dari berbagai kantor berita terkemuka plus foto-foto saat Obama di Bali dan Jogjakarta. Selalu dalam pose tersenyum atau tertawa lepas.
Belum lagi potensi bakal populernya spot-spot yang dikunjungi Obama. Mulai rafting di Sungai Ayung sampai ke titik di Candi Prambanan tempat mantan presiden AS dua periode itu berkata, ”Saya pernah berfoto di sini semasa kecil.”
Obama pun seolah berkata kepada dunia, ”Indonesia itu negeri yang aman dan menyenangkan untuk dikunjungi.” Bayangkan, itu dikatakan pria dengan follower lebih dari 90 juta di Twitter. Tanpa kita harus memasang iklan. (*)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
