
Ilustrasi demo mahasiswa.
JawaPos.com - Sebanyak 1.000 mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi mahasiswa memilih menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8).
Langkah ini diambil karena para mahasiswa menilai DPR RI saat ini sudah tidak lagi menjalankan fungsinya secara optimal dalam mengawasi pemerintah.
Aksi yang berlangsung sehari setelah peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut mengusung seruan utama "Mari Rebut Kemerdekaan" dengan tagar #MerebutKemerdekaan.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, menjelaskan alasan di balik keputusan aliansi mahasiswa untuk tidak menjadikan Gedung DPR RI sebagai pusat penyampaian aspirasi kali ini.
"Justru kenapa harus DPR? Dengan kondisi mereka tidak berfungsi," ujar pria yang akrab disapa Athof tersebut kepada JawaPos.com, Selasa (18/8).
Athof mengatakan, unjuk rasa ini digelar karena kemerdekaan hakiki belum dirasakan oleh masyarakat luas, sementara pihak penguasa terkesan enggan mendengarkan suara publik. Menurutnya, kondisi sosial-politik Indonesia saat ini tengah mengalami krisis kedaulatan yang nyata.
"1.000 massa akan hadir. Karena kemerdekaan belum benar-benar terjadi dan penguasa tidak ingin mendengar," lanjutnya.
Aksi damai yang mengepung jantung ibu kota ini dipicu oleh kegelisahan aliansi mahasiswa terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai kian melenceng dari cita-cita awal pendirian republik. Athof menyoroti kontradiksi antara seremoni tahunan negara dan realitas kesejahteraan rakyat.
Ia mengingatkan kembali sejarah pendirian bangsa 81 tahun lalu, di mana para pendiri negara memilih jalan republik agar negara dikuasai oleh rakyat, bukan segelintir kelompok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
