
Pemprov DKI Jakarta mulai menutup dua zona aktif TPST Bantargebang gunakan geomembrane. (Istimewa)
JawaPos.com - Wajah pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai berubah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menghentikan praktik open dumping atau pembuangan terbuka secara bertahap, dan beralih ke sistem controlled landfill demi menekan dampak lingkungan bagi warga sekitar.
Langkah ini diawali dengan menutup dua zona aktif pembuangan sampah menggunakan media pelindung, yang nantinya akan dilapisi material geomembrane.
Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen penuh Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung untuk membenahi karut-marut pengelolaan sampah ibu kota secara menyeluruh.
Sistem Bergilir 7 Hari untuk Kendalikan Bau
Proses transisi menuju controlled landfill ini sudah bergulir sejak Jumat (17/7). Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengungkapkan bahwa tim Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) telah memasang media penutup di area atas Zona 2.
"Pemasangan media penutup merupakan langkah nyata untuk mengurangi bau, membantu mengendalikan emisi gas, serta meminimalkan terbentuknya air lindi akibat masuknya air hujan ke area timbunan sampah," ujar Dudi, Senin (20/7).
Menariknya, pengelolaan zonasi kini menerapkan sistem bergilir yang ketat. Setiap titik buang hanya akan digunakan selama tujuh hari atau seminggu.
Setelah masanya habis, area tersebut akan langsung ditutup rapat selama sepekan, sementara aktivitas pembuangan truk sampah dialihkan ke titik lain yang sudah siaga atau disiapkan sebelumnya.
Pemasangan Geomembrane dan Siasat Pendanaan Swasta
Dudi menjelaskan bahwa mekanisme rotasi ini penting untuk menjaga stabilitas area penimbunan. Dengan pengaturan yang lebih disiplin, pembuangan sampah di Bantargebang diklaim bakal jauh lebih aman dan terukur.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
