Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05.58 WIB

Usai Kawal Demo Mahasiswa, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Kerahkan 600 Personel Lakukan Patroli Skala Besar

Massa aksi demo di Jakarta pada Jumat (12/6) diadang oleh aparat keamanan dari TNI-Polri. Mereka tidak diperbolehkan berdemo di Bundaran HI. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Massa aksi demo di Jakarta pada Jumat (12/6) diadang oleh aparat keamanan dari TNI-Polri. Mereka tidak diperbolehkan berdemo di Bundaran HI. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Aksi demo mahasiswa di Jakarta hari ini memang sudah selesai. Sejumlah elemen masyarakat yang turut serta turun ke jalan juga telah membubarkan diri. Namun, untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya mengerahkan 600 personel untuk melakukan patroli skala besar.

Patroli tersebut berlangsung usai petugas gabungan dari TNI-Polri menyelesaikan tugas mengawal aksi demo. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, patroli skala besar itu akan berlangsung sejak malam ini (12/6) sampai besok dini hari (13/6).

”Peningkatan patroli skala besar, baik itu dari Kodam Jaya maupun Polda Metro Jaya tetap dilaksanakan mengingat menjaga kamtibmas bukan dari sisi aspirasi saja, tetapi dari berbagai aspek-aspek lain, (untuk) memberikan rasa aman di masyarakat,” kata Budi kepada awak media.

Sesuai data yang dia pegang, Budi menyatakan bahwa jumlah personel dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya yang terlibat dalam patroli skala besar mencapai 600 orang. Personel sebanyak itu dikerahkan untuk memastikan tidak terjadi gangguan kamtibmas di Jakarta. Mengingat besok akan berlangsung event besar dalam rangkaian acara menyambut hari jadi Kota Jakarta.

”Malam ini peningkatan patroli kemungkinan ada sekitar 600 personel yang akan kami gunakan untuk dilibatkan dalam patroli skala besar. Mengingat besok ada beberapa event. Kita juga harus sama-sama mensukseskan kegiatan-kegiatan pemerintah, kegiatan kenegaraan,” ujarnya.

Budi memastikan bahwa patroli skala besar itu dilaksanakan situasional. Karena itu, waktu pelaksanaannya mulai malam sampai dini hari. Petugas akan berpatroli ke beberapa titik yang dianggap rawan. Juga berkeliling ke seluruh wilayah Jakarta untuk memastikan situasi dan kondisi tetap aman.

Sebelumnya, Budi menyampaikan bahwa arus lalu lintas di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) perlahan berangsur normal. Termasuk diantaranya operasional Transjakarta yang semula sempat terganggu. Seiring pergerakan massa aksi meninggalkan lokasi demo, kepadatan di lokasi tersebut perlahan berkurang.

”Terkait adanya pengalihan arus, penutupan arus, kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak situasi kondisi arus lalu lintas. Karena, memang ini harus dilakukan rekayasa secara situasional untuk mengamankan para peserta aksi dari mahasiswa,” kata dia.

Budi memastikan, jajaran kepolisian dan TNI yang bertugas sebagai tim gabungan melaksanakan tugas dengan baik. Sesuai arahan dari Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada para pendemo dari kalangan mahasiswa. Sementara terduga perusuh yang berusaha menyusup ditindak tegas.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore