
Operasi Patuh Jaya di kawasan Jakarta Barat. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 memang urung terlaksana mulai hari ini (8/6), namun Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan bahwa penegakan hukum terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas di jalan umum tetap dilakukan.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin memastikan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media. Dia menyampaikan bahwa kegiatan penertiban dan penegakan hukum oleh polisi lalu lintas (polantas) berjalan seperti biasanya.
”Giat rutin berjalan seperti biasa. Masyarakat agar tetap patuh terhadap aturan berlalu lintas untuk kepentingan bersama,” kata dia saat ditanyai oleh awak media.
Ada pun kegiatan yang dilakukan oleh petugas dari Ditlantas Polda Metro Jaya termasuk tindakan preemtif, preventif, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Menurut Komarudin, kegiatan tersebut sudah biasa dilaksanakan oleh petugas sehari-hari.
Selain itu, Komarudin menegaskan bahwa tindakan penegakan hukum tetap dilakukan oleh anak buahnya. Baik lewat sistem tilang elektronik atau ETLE maupun tindakan langsung terhadap pelanggaran aturan lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
”Penegakkan hukum seperti ETLE statis maupun mobile, teguran simpatik, tilang bagi pelanggaran yang berpotensi ancaman terhadap keselamatan,” tegasnya.
Berkaitan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026, Komarudin menyatakan bahwa agenda itu pasti dilakukan. Namun, pihaknya menunggu keputusan dari Korlantas Polri. Mengingat, saat ini seluruh personel kepolisian fokus pada rangkaian acara menuju peringatan Hari Bhayangkara.
Baca Juga:Ramalan Zodiak Leo Selasa, 9 Juni 2026: Karier Stabil, Keuangan Meningkat, dan Cinta Penuh Warna
Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan Operasi Patuh mulai 8-21 Juni batal terselenggara. Korlantas Polri memutuskan untuk menunda pelaksanaan kegiatan tersebut di seluruh Indonesia. Kini mereka fokus pada rangkaian agenda menuju peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli nanti.
”Kami tunda (pelaksanaan Operasi Patuh 2026), Polri konsen (ke peringatan) Hari Bhayangkara,” ungkap Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho saat dikonfirmasi.
Sejauh ini, belum disampaikan secara pasti jadwal baru pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tersebut. Namun, operasi terpusat itu sudah menjadi agenda yang pasti dilaksanakan oleh Korlantas Polri. Tujuannya untuk menindak berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
