
Foto dugaan petugas Pemprov DKI Jakarta menggunakan AI dalam menyelesaikan laporan warga. (@seinsh)
JawaPos.com - Kasus penggunaan foto Artificial Intelligence (AI) dalam laporan aplikasi JAKI memicu reaksi keras dari DPRD DKI Jakarta. Tindakan oknum petugas yang diduga memanipulasi laporan pekerjaan tersebut dinilai mencederai integritas pelayanan publik di Jakarta.
Penggunaan teknologi AI yang seharusnya mempermudah pekerjaan justru disalahgunakan oleh oknum petugas lapangan Pemprov DKI Jakarta. Modus laporan palsu menggunakan foto hasil rekayasa kecerdasan buatan ini ditemukan dalam penyelesaian aduan warga di aplikasi JAKI.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Kevin Wu menuturkan, tindakan tersebut bukan sekadar inovasi yang keliru, melainkan bentuk penyalahgunaan teknologi yang fatal.
"Yang pertama, saya merasa prihatin ya bahwa ketika dugaan ini benar, maka sangat disayangkan ada penggunaan aplikasi teknologi yang harusnya bisa produktif bagi pekerjaan tetapi disalahgunakan seperti ini," ujar Kevin Wu, Senin (6/4).
Budaya 'Asal Bapak Senang' (ABS) Kembali Muncul
Kevin menyoroti bahwa tindakan manipulatif ini mencerminkan mentalitas lama yang berbahaya bagi profesionalitas birokrasi, yaitu budaya 'Asal Bapak Senang' atau ABS. Alih-alih menyelesaikan masalah warga di lapangan, oknum petugas justru memilih jalur pintas digital.
"Tentu ini menjadi suatu peringatan, suatu hal yang sangat kita sayangkan jikalau para petugas di lapangan menggunakan cara-cara seperti itu. Bukannya menyelesaikan pekerjaan, tetapi AI malah digunakan untuk laporan yang sifatnya asal bapak senang," sambungnya.
Ia mendesak agar Pemprov DKI Jakarta tidak tinggal diam. Sanksi berat harus dijatuhkan agar praktik serupa tidak menular ke petugas lainnya dan menjadi preseden buruk di masa depan.
Menurutnya, integritas adalah modal utama pelayan masyarakat. Laporan kosong atau manipulatif hanya akan merusak reputasi Pemprov DKI Jakarta di mata warga.
"Para pelayan masyarakat jangan sampai bersifat manipulatif, menggunakan laporan bohong, laporan kosong, padahal kenyataannya belum dikerjakan," terusnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
