
Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi keberadaan pengatur lalu lintas liar atau yang dikenal sebagai "Pak Ogah" di pintu keluar (exit) Tol Rawa Buaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) telah menempatkan sejumlah petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi keberadaan pengatur lalu lintas liar atau yang dikenal sebagai "Pak Ogah" di pintu keluar (exit) Tol Rawa Buaya, yang terletak di Jalan Abdul Wahab, Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat.
Kepala Satpol PP Jakarta Barat Harry Purnama menjelaskan bahwa langkah antisipatif ini diambil setelah munculnya konten viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah "Pak Ogah" sedang meminta uang kepada para pengendara mobil yang keluar dari off ramp Tol Rawa Buaya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Sudinhub Jakbar untuk mengerahkan personel di exit Tol Rawa Buaya. Mereka akan berjaga pada Senin (19/1), mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB," ucapnya, kemarin (19/1).
Baca Juga: Final AFCON 2025 Diwarnai 4 Bentuk Kontroversi, Mulai dari Walkout Senegal hingga Drama Extra Time
Selain penempatan personel di lokasi exit tol, pihaknya juga akan melaksanakan patroli secara rutin di sekitar perempatan Cengkareng. Kegiatan patroli ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Sudin Perhubungan, aparat kepolisian, dan aparatur sipil negara Kelurahan Duri Kosambi, dengan jadwal mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
"Patroli ini untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban umum (Trantibum), sterilisasi bahu jalan, termasuk mencegah jukir liar masuk exit Tol Rawa Buaya," jelas Harry Purnama.
Tak hanya itu, Kelurahan Duri Kosambi juga telah melakukan upaya preventif dengan memasang spanduk larangan bagi juru parkir liar di area putaran exit tol Rawa Buaya.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer Besok Rabu 21 Januari 2026: Finansial, Karir, Kesehatan, Hoki dan Cinta
Sebelumnya, pada hari Rabu (14/1) sore, telah dilakukan operasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di lokasi yang sama. Operasi tersebut melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Sudin Sosial, serta aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hasilnya, sebanyak 10 orang "Pak Ogah" berhasil diamankan, di mana empat di antaranya adalah orang yang sempat viral di media sosial. Seluruh mereka kemudian dibawa ke Panti Sosial Kedoya untuk mendapatkan pembinaan yang sesuai.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
