
ilustrasi penculikan .(Antara/Sutherstock via Jawa Pos )
JawaPos.com - Aksi nekat dilakukan seorang pria berinisial JE, 38, yang tega menculik anak kandungnya sendiri di sebuah gedung parkir apartemen mewah di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Peristiwa ini terjadi di Gedung Parkir P.2 Apartemen Sherwood pada Sabtu (3/1) pagi. Pelaku nekat merampas bocah berinisial JEJ, 3, dari tangan ibunya karena merasa sulit bertemu sang anak pasca bercerai.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra menuturkan, pihaknya telah mengamankan pelaku utama beserta rekan-rekannya yang membantu aksi tersebut.
Detik-detik Penculikan di Parkiran Apartemen
Kejadian bermula sekitar pukul 09.45 WIB saat korban, Desy Purnomo, hendak berangkat ke gereja bersama anak dan seorang asisten rumah tangga (ART).
Saat mereka baru saja akan masuk ke dalam mobil, tiba-tiba seorang pria datang dan langsung melakukan aksi paksa. Berdasarkan laporan kepolisian, pria tersebut merampas anak korban dan melarikan diri melalui tangga darurat.
Di luar gedung, pelaku sudah ditunggu oleh rekannya yang membawa mobil Fortuner berwarna putih untuk melarikan diri. Namun, satu rekan pelaku berinisial JP berhasil diamankan oleh petugas keamanan apartemen di lokasi kejadian.
Motif Pelaku: Kesal Tak Bisa Bertemu Anak
Polisi langsung melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV dan profiling pelaku. JE akhirnya ditangkap di rumahnya di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan hasil interogasi, JE mengaku melakukan aksi nekat tersebut karena merasa akses komunikasinya diputus oleh mantan istrinya.
"JE tidak bisa/ tidak ada akses untuk bertemu dengan Anak nya maka dari itu JO mengambil paksa anak tersebut yg dibantu oleh 2 teman nya," ujar Seto, Senin (5/1).
JE juga mengklaim dirinya tidak bisa menghubungi korban selama tiga bulan terakhir, hingga akhirnya merencanakan aksi penculikan paksa tersebut sejak 1 Januari 2026.
Melanggar Putusan Mahkamah Agung
Meski berstatus ayah kandung, tindakan JE masuk dalam kategori pidana karena hak asuh anak secara resmi jatuh ke tangan sang ibu.
Polisi menegaskan bahwa sudah ada Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
