
Mobil bernopol B-1794-JVH milik Jerry Christian ringsek dihantam kereta api di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat (2/1) dini hari. (Istimewa)
JawaPos.com - Aksi pelarian Jerry Christian, pengemudi mobil Mazda yang melakukan tabrak lari di Tambora, Jakarta Barat, berakhir tragis. Setelah menewaskan dua orang, mobil bernopol B-1794-JVH tersebut ringsek dihantam kereta api di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat (2/1) dini hari.
Insiden ini bermula di Jalan Tanah Sereal IV, Tambora, sekitar pukul 02.20 WIB. Hanya berselang 15 menit kemudian, pelarian pelaku terhenti secara paksa di perlintasan kereta api.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengonfirmasi bahwa mobil yang terlibat kecelakaan di Jakarta Utara adalah kendaraan yang sama dengan pelaku tabrak lari di Jakarta Barat.
Di Tambora, mobil tersebut awalnya menabrak motor yang sedang berbonceng tiga. Bukannya berhenti, Jerry justru tancap gas dan kembali menabrak pengendara motor PCX serta seorang pejalan kaki.
Dua remaja, Satrio, 16, dan Valentino, 19, dilaporkan meninggal dunia akibat insiden maut tersebut. Sementara itu, tiga korban lainnya kini tengah berjuang di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.
Karena ketakutan dikejar massa, Jerry nekat memacu kendaraannya melawan arah menuju wilayah Jakarta Utara.
"Kejadian laka pertama di Tanah Sereal Tambora, ada yang luka ada yang MD (meninggal dunia). Lari ketakutan ke wilayah Jakut (Jakarta Utara)," ujar Ojo Ruslani saat dikonfirmasi, Jumat (2/12).
Pelarian nekat ini mencapai puncaknya di Jalan Gunung Sahari, Pademangan. Ia nekat mencoba melintasi rel kereta api di dekat Mangga Dua Square dengan melawan arus. Naas, sebuah kereta sedang melintas hingga menyebabkan mobilnya tertemper atau tertabrak kereta.
"Dia melawan arus di sekitar Gunung Sahari, lintas rel KA (Kereta Api) dan tersenggol KA, saat itulah kena oleh massa," ucapnya.
Mobil Mazda tersebut tersambar Kereta Api Lokomotif 2510. Meski mobilnya hancur, Jerry dilaporkan selamat dan langsung diamankan oleh warga serta pihak kepolisian.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai motif di balik insiden ini. Muncul dugaan bahwa kejadian ini dipicu oleh keributan antarwarga sebelum kecelakaan terjadi.
"Saya sedang cek apakah diawali adanya tawuran masyarakat atau murni laka (kecelakaan)," kata Ojo.
Selain menyelidiki dugaan tawuran, penyidik juga melakukan pemeriksaan medis terhadap Jerry untuk memastikan kondisinya saat mengemudi.
"Sedang dites urine dulu, nanti dikabari. Sekarang belum ketahuan hasilnya," sambungnya.
Kasus ini kini ditangani secara intensif oleh Ditlantas Polda Metro Jaya guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan beruntun yang memakan korban jiwa tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022