
Calon siswa saat menunggu giliran mendaftarkan anaknya di SDN Pengadilan I Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/6). Dinas Pendidikan Kota Bogor membuka waktu pendaftaran PPDB tingkat SD pada 8-11 Juni 2020. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan terkait permasalahan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020. Di mana proses seleksinya memprioritaskan anak yang usianya lebih tua, khususnya untuk Jalur Zonasi.
Di mana terdapat sebuah kasus, di mana calon peserta didik baru (CPDB) usianya 12 tahun 3 bulan yang mendaftar di Jalur Zonasi tidak diterima di dua SMP, akibat kalah umur dengan peserta yang lain. Ia pun memberikan pernyataaan.
"Jadi di Jakarta ini penetapan jarak atau zonasinya itu diatur berdasarkan jarak dari rumah ke sekolah dengan menggunakan jarak antar kelurahan. Jadi, jika seseorang tinggal di sebuah kelurahan maka ada pilihan sekolah-sekolah di kelurahan itu dan kelurahan tetangga yang dapat dipilih di situ," kata dia dal telekonferensi pers, Jumat (26/6).
Alasannya adalah keunikan demografi Jakarta, di mana tingkat hunian kepadatan penduduk antarkelurahan berbeda. Maka dari itu, CPDB dapat memilih sekolah yang masih satu kelurahan atau juga di kelurahan di sekitar domisilinya. "Daya tampung sekolah berbeda, kondisi sekolah pada jenjang-jenjang (pendidikan) tertentu (SD, SMP, SMA/SMK) bisa saja di kelurahan itu tidak ada. Ini yang harus dipahami," kata dia.
Namun, apabila kapasitas sekolah melebihi daya tampung, maka dilakukan seleksi berdasarkan usia tertua ke termuda, urutan pilihan sekolah dan waktu mendaftar. Hal tersebut telah tercantum di dalam Surat Keputusan Kepala Disdik Provinsi DKI Jakarta Nomor 501 Tahun 2020.
"Nah sekarang anak ini 12 tahun 3 bulan, seleksi kedua adalah kita pakai usia. Jadi berbasis zonasi tadi, kedua berarti anak ini gak keterima (kalah dengan yang usia lebih tua karena sekolah melebihi daya tampung)," tutupnya. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
