Salah satu orang tua murid, Yuni, 43, menceritakan kondisi anaknya pasca insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com-Insiden ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, terjadi pada Jumat (7/11). Kini, dua minggu pasca kejadian, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMAN 72 telah kembali normal.
Orang tua siswa atau wali murid pun sudah tak lagi khawatir menyekolahkan anak mereka di sana.
Salah satu orang tua murid, Yuni, 43, mengaku kegiatan sekolah anaknya telah berjalan seperti semula sebelum insiden ledakan terjadi. Anaknya yang duduk di kelas X pun sudah tidak lagi takut untuk ke sekolah.
"Alhamdulillah si sudah nggak (takut), anaknya juga sudah nyaman, jadi gak ada rasa takut lagi," ujarnya saat ditemui JawaPos.com, Kamis (20/11).
Ia mengatakan, pada hari pertama pasca ledakan, sang anak sempat alami trauma hingga enggan sekolah. Anaknya takut insiden ledakan kembali terjadi.
"Trauma takut ke sekolah. Awalnya dia bilang gimana ya bun aku takut ke sekolah takut ada bom lagi, sekarang sih sudah nggak," ungkapnya.
Ia bersyukur terdapat pendampingan psikolog pasca insiden ledakan SMAN 72. Hal ini sangat membantu dalam memulihkan trauma siswa.
"Iya awal-awal ada pendampingan psikolog, karena awal-awal ada trauma. Cuma sekarang sudah kembali lagi percaya dirinya, rasa takutnya sudah hilang," katanya.
Ia berharap agar pengawasan ketat terus dilakukan. Baik saat masuk ke area sekolah maupun pengawasan terhadap murid oleh guru. Dengan begitu, tidak ada ruang bagi siapa pun melakukan hal serupa.
"Tapi dengan adanya penjagaan masuk diperiksa. Alhamdulillah sudah nyaman lagi anak saya," katanya.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara telah berjalan normal pada Kamis (20/11). Meski begitu, penjagaan di area sekolah pun masih ketat.
Di depan pintu sekolah pun masih dijaga oleh seorang petugas TNI AL. Mereka yang hendak masuk harus meminta izin ke petugas sebelum masuk ke area sekolah.
"Senin masih hybrid, Selasa sudah masuk full," ujar salah seorang petugas keamanan.
Meski KBM telah berjalan normal, diinformasikan masih terdapat psikolog yang ditugaskan untuk menghilangkan trauma siswa.
"Psikolog masih tetap ada," katanya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
