Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 September 2025 | 14.30 WIB

Petugas Damkar Jakarta Berjibaku di Tengah Keterbatasan, Harus Standby 24  Jam dan Merespons Warga dalam 15 Menit

 

Ilustrasi petugas Damkar memadamkan api. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pantang Pulang Sebelum Padam. Demikian kredo yang kukuh dipegang oleh petugas pemadam kebakaran (damkar). Termasuk petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta. Dengan cakupan wilayah tugas yang luar biasa luas, panggilan tugas yang tidak pernah berhenti saban hari, petugas damkar di Jakarta berjibaku di tengah keterbatasan.

Secara keseluruhan, Jakarta terbagi atas 5 kota administrasi dan 1 kabupaten administrasi. Luas wilayahnya mencapai 662,33 kilometer persegi. Terbagi atas 267 kelurahan pada 44 kecamatan.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, jumlah penduduk Jakarta mencapai 10,6 juta jiwa. Urusan pemadaman kebakaran dan penyelamatan, angka-angka itu menjadi tanggung jawab petugas damkar.

”Karena petugas pemadam kebakaran itu Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta. Jadi, nggak mesti ini penyelamatan itu kebakaran, nggak. Semuanya harus kami tindak lanjuti. Karena memang sudah tugasnya begitu,” ucap Mohammad Arief selaku kepala seksi dan kehumasan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta saat diwawancarai oleh JawaPos.com.

Arief mengakui, idealnya di setiap kelurahan ada Pos Pemadam Kebakaran. Bila saat ini terdapat 267 kelurahan di Jakarta, maka seharusnya ada 267 Pos Pemadam Kebakaran di level kelurahan. Namun, faktanya jumlah Pos Pemadam Kebakaran yang sudah tergelar baru 170 unit. Artinya masih cukup banyak kelurahan yang belum diperkuat dengan Pos Pemadam Kebakaran.

Selain itu, bila menginginkan jumlah personel yang ideal. Minimal Dinas Gulkarmat DKI Jakarta diisi oleh 11 ribu personel. Hari ini, kata Arief, baru ada 4 ribu personel damkar. Itu belum termasuk lebih kurang seribu orang yang sedang dalam proses rekrutmen tahun ini. Angka-angka tersebut menunjukkan dengan jelas bahwa jumlah personel dan Pos Pemadam Kebakaran di level kelurahan belum ideal.

Namun demikian, itu tidak lantas menjadi alasan bagi petugas damkar di Jakarta. Mereka tetap bekerja 24 jam non stop. Tentu dengan sistem dan pembagian tugas yang diupayakan maksimal.

Pelayanan damkar Jakarta juga tetap berjalan sebagaimana mestinya. Setiap panggilan dan laporan selalu ditindaklanjuti. Tidak heran bila angka tindak lanjut laporan petugas damkar di ibu kota sangat tinggi.

”Kami harus standby 24 jam walau masih setengahnya (jumlah personel dan pos) kami kurang. Kami tetap upayakan respons time itu kurang dari 15 menit. Karena standar permendagri itu 15 menit. Dan kami rata-rata bisa 7 menit di Jakarta ini respons time-nya,” terang Arief.

Keterbatasan tidak menjadi alasan bagi petugas damkar di Jakarta. Dering telepon yang setiap hari terdengar selalu dijawab. Apapun masalah yang dilaporkan, Arief memastikan petugas damkar datang. Perkara masalah yang dihadapi di lapangan bukan kewenangan damkar, itu urusan belakangan. Yang penting bagi mereka adalah warga tenang karena ada petugas datang.

”Jadi, apapun yang dilaporkan direspons dulu, perkara bisa ditindaklanjuti atau nggak itu belakangan,” imbuhnya.

Menurut Arief, itu yang membuat petugas damkar mendapat kepercayaan besar dari masyarakat. Bahkan seringkali viral belakangan ini. Diakui oleh Arief, laporan yang masuk memang beragam. Dari urusan-urusan yang memang menjadi tupoksi seperti pemadaman kebakaran dan penyelamatan, sampai hal-hal yang di luar tugas. Misalnya diminta mengambil rapor siswa sampai mengurus sengketa tanah.

”Sampai ibarat kata mengusir setan, kami yang dipanggil,” terang petugas damkar yang sudah puluhan tahun mengabdi tersebut.

Lantaran panggilan tugas tidak pernah berhenti datang, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengupayakan perlengkapan seperti Alat Pelindung Diri (APD) benar-benar komplet. Setiap petugas damkar memiliki 20-an APD. Baik untuk pemadaman maupun penyelamatan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore