Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Salah satu tokoh Parung Panjang Tubagus Ule Sulaeman menyampaikan pesan menyejukkan di tengah ketegangan yang sempat terjadi. Menurutnya, penting kiranya masyarakat untuk saling menjaga supaya tidak dibenturkan satu sama lain, terkait masalah truk tambang di Parung Panjang.
Ule Sulaeman menegaskan bahwa masalah truk tambang yang sudah sangat meresahkan warga Parung Panjang dan sekitarnya bukan konflik antar warga. Akan tetapi, ini merupakan masalah bagi pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat. Sehingga, pemerintah dituntut hadir untuk menyelesaikan permasalahan sampai tuntas.
Diungkapkan Ule Sulaeman, dirinya akan memegang janji yang sempat dinyatakan Bupati Bogor Rudi Susmanto, untuk segera membangun jalan khusus tambang sebagai solusi untuk mengatasi persoalan.
Dengan adanya jalan khusus tambang, aktivitas pertambangan akan jadi terpisah dengan aktivitas warga, sehingga akan menguntungkan bagi para pengusaha sekaligus masyarakat Parung Panjang dan sekitarnya tidak lagi dibombardir penyakit.
"Bupati sudah deal jalan tambang, pasti dibangun awal tahun 2026. Saya akan pegang janji Bupati saja," kata Ule Sulaeman kepada JawaPos.com, Rabu (24/9).
Jika sampai janji yang sempat dilontarkan Bupati Bogor ternyata tak ditepati, Ule Sulaeman mengaku akan turun langsung untuk melakukan protes pada Rudi Susmanto.
"Kecuali nanti janji Bupati meleset, saya akan komplen ke Bupatinya langsung," katanya dengan nada serius.
Beberapa waktu belakangan, konflik di Parung Panjang terjadi akibat truk tambang tidak mematuhi aturan terkait jam operasional yang telah ditetapkan.
Masalah dipicu oleh protes sejumlah warga Tangerang kepada petugas Dishub Kabupaten Bogor yang membiarkan truk tambang melintas di luar jam operasional. Mereka menggeruduk sejumlah petugas Dishub Kabupaten Bogor yang kedapatan sedang beristirahat.
Tak lama kemudian, konflik semakin memanas setelah sopir truk tambang memblokade jalan perbatasan Parung Panjang dan Legok buntut tidak diperbolehkan melintas oleh petugas. Blokade jalan ini membuat warga Parung Panjang dan sekitarnya marah karena menciptakan kemacetan yang panjang dan parah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022