Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 14.34 WIB

Pemprov DKI Gratiskan MRT dan Transjakarta Selama Sepekan Pasca Kerusuhan

Halte Transjakarta Polda Metro Jaya dibakar oleh massa aksi, Jumat (29/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Halte Transjakarta Polda Metro Jaya dibakar oleh massa aksi, Jumat (29/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat memulihkan fasilitas umum yang rusak akibat aksi unjuk rasa. Untuk itu, selama massa perbaikan, tarif MRT Jakarta dan Transjakarta digratiskan selama sepekan penuh, mulai 31 Agustus hingga 7 September 2025.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai mendampingi Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi rumah duka almarhum Affan Kurniawan di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8).

Gubernur Pramono mengaku telah melihat secara langsung dampak kerusakan yang terjadi. Ia pun telah melakukan koordinasi dengan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya. 

"Berdasarkan pengamatan di lapangan, ada beberapa hal yang langsung kami tindaklanjuti bersama. Sampai dengan satu minggu ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan menggratiskan layanan Transjakarta dan MRT," ujar Gubernur Pramono.

Politikus PDIP itu meminta transportasi publik yang masih berfungsi bisa segera melayani warga. Sementara halte dan stasiun yang rusak akan langsung diperbaiki. Sistem pembayaran di beberapa halte Transjakarta yang terbakar juga menjadi prioritas perbaikan.

"Di beberapa tempat sudah dilakukan perbaikan, termasuk yang di Slipi 1 yang termasuk dalam kondisi rusak cukup parah, begitu juga di depan DPR RI, Semanggi, termasuk posko polisi yang terbakar, kemudian gate jalan tol yang masuk Semanggi. Semuanya ini segera diperbaiki, karena kita tidak bisa menunggu lagi," terangnya.

Gubernur Pramono menegaskan seluruh petugas PPSU dan Pasukan Pelangi akan bekerja penuh pada akhir pekan ini untuk mempercepat pembersihan kota.

"Saya minta Sabtu dan Minggu ini mereka full bekerja. Ketika saya ke Jalan Sudirman, Thamrin, Gatot Subroto, Polda Metro Jaya, masih terasa gas air mata. Maka, saya minta ini segera dibersihkan. Sekarang sedang dilakukan pembersihan," tegasnya.

Tak hanya PPSU, aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI juga tetap diminta bersiaga. Skemanya, 50 persen ASN tetap masuk kerja, sementara sisanya libur.

Meski situasi Jakarta sempat mencekam, Pramono memastikan Car Free Day tetap digelar seperti biasa.

"Hal ini untuk menunjukkan bahwa Jakarta itu aman dan nyaman. Mari kita jaga Jakarta bersama," imbuhnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore