Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 02.20 WIB

Angka Kemiskinan Kota Tangsel 2,4 Persen, Pelatihan dan Bantuan Usaha jadi Strategi Pemkot untuk Turunkan

BPS tunda rilis data angka kemiskinan. (istimewa) - Image

BPS tunda rilis data angka kemiskinan. (istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya menurunkan angka kemiskinan yang saat ini berada di angka 2,4 persen. Meskipun tergolong rendah secara nasional, Pemkot menargetkan penurunan lebih lanjut, meskipun sebesar 0,1.

"Walaupun turun 0,1 atau 0,2 persen saja itu menyangkut ribuan orang. Jadi, target kita bukan sekadar angka, tapi bagaimana dampaknya dirasakan masyarakat," kata Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Kamis (31/7).

Selain dengan bantuan sosial, Pemkot Tangsel juga melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kemiskinan. Mulai dari fokus memperluas strategi melalui pelatihan keterampilan kerja dan bantuan usaha langsung bagi warga miskin. Menurut Benyamin, pemberdayaan melalui pelatihan menjadi langkah penting untuk membuka akses pekerjaan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

"Bukan hanya modal, tapi juga bantuan-bantuan usaha yang sifatnya sesuai kebutuhan. Misalnya mereka butuh kayu untuk memulai usaha kerajinan, kita bantu itu agar mereka bisa bekerja di sektor ekonomi kreatif," ujarnya.

Benyamin menambahkan, tingkat pengangguran di Tangsel saat ini berada di angka 4 persen. Pemerintah akan terus berupaya menekan angka tersebut sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja baru.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore