Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Mei 2021 | 18.38 WIB

Mayday, BPJS Ketenagakerjaan Beri 18 Ribu Sembako Kepada Para Pekerja

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Sebanyak 18.798 paket sembako diberikan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kepada perwakilan pekerja dari Serikat Pekerja dan Buruh di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Bekasi. Pembagian sembako ini bertepatan dengan Hari Buruh Internasional atau Mayday pada 1 Mei kemarin,

Tidak hanya di Bekasi, pemberian bantuan juga dilakukan di 34 Provinsi dan 415 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Dalam aksi ini, BPJAMSOSTEK bekerjasama dengan Menteri Ketenagakerjaan dan beberapa instansi pemerintahan lainnya seperti Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan Pemerintah Daerah. Pemberian bantuan ini merupakan bentuk empati BPJAMSOSTEK kepada sesama pekerja imbas dari pandemi Covid-19 sekaligus perjuangan para relawan dalam bekerja memerangi pandemi Covid-19.

"Adanya bantuan sembako ini diharapkan mampu mendukung daya tahan pekerja agar imunitas mereka tetap dalam kondisi prima," kata Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya, Minggu (2/5).

Anggoro menuturkan bahwa tanggal 1 Mei menjadi momen untuk mengingatkan pekerja akan hak-hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah dan pemberi kerja. Dia pun turut mendukung program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) karena akan membantu para pekerja yang mengalami PHK karena perusahaan mereka terdampak pandemi Covid-19 ini.

“Peringatan Mayday ini kami gunakan sebagai momentum peningkatan layanan dan manfaat kepada pekerja Indonesia melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta peningkatan layanan agar lebih cepat, mudah, dan akurat bagi pekerja,” ujarnya.

Menurut Anggoro, di masa masa krisis seperti saat ini, perlindungan dasar bagi pekerja memiliki urgensi yang tinggi seiring dengan peningkatan risiko kerja yang rentan dialami oleh seluruh pekerja. “Tidak ada capaian yang lebih tinggi bagi kami selain memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pekerja peserta BPJAMSOSTEK,” ucap Anggoro.

Selain itu, BPJAMSOSTEK juga memberikan bantuan paket Ramadan kepada 1.600 tenaga kesehatan yang notabene merupakan ujung tombak dalam memerangi pandemi.

Anggoro menambahkan bahwa dana untuk perlindungan jaminan sosial kepada 2.404 relawan ini bersumber dari donasi karyawan BPJAMSOSTEK sebagai bentuk solidaritas sesama pekerja. “Kami juga memberikan perlindungan jaminan sosial secara cuma-cuma kepada para nakes, termasuk relawan yang tengah berjuang melawan Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, saat ini kondisi perekonomian sedang masa recovery dan tanda-tanda penguatan ini semakin kuat. Dalam hal ini, pemerintah bersama-sama dengan pengusaha dan pekerja harus bahu membahu untuk menghadapi tantangan ini hingga akhirnya nanti perekonomian pulih dan Indonesia keluar dari masa sulit.

"BPJAMSOSTEK hadir sebagai rumah bagi perlindungan pekerja Indonesia yang ada pada saat senang dan susah," ujar Ida.

Ida mengingatkan bahwa peringatan Mayday ini bukan hanya milik buruh, tapi juga punya arti penting bagi pengusaha dan juga pemerintah. Menurutnya semua punya cita-cita yang sama agar semua buruh sejahtera, bagaimanapun caranya. “Semoga dukungan melalui perlindungan jaminan sosial dan bantuan yang diberikan ini bisa membantu para relawan dalam perjuangan yang kita semua hadapi di masa pandemi Covid-19 ini,” ucapnya.

 

524 Paket di Jakarta Timur

 

Di Jakarta Timur, BPJAMSOSTEK juga memberikan bantuan sebanyaj 524 paket sembako. Pemberian tersebut dilakukan di kantor Suku Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Timur.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun Aland Lucy Patitty mengatakan bantuan sosial di wilayahnya tidak hanya diberikan saat Mayday, tapi sejak pandemi Covid-19 merebak pihaknya kerap memberikan bantuan.

"Isi paket sembako yang dibagikan tersebut berupa 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 kg minyak goreng, 1 kaleng susu kental manis, dan 1 kotak teh celup," kata Lucy.

"Tujuan kegiatan ini adalah membantu saudara-saudara kita para pekerja dan buruh yang kegiatan ekonominya terhenti karena dampak dari Covid-19. Tidak sedikit dari mereka yang pendapatan sehari-harinya menurun atau bahkan kehilangan mata pencahariannya," tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore