Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juli 2019 | 06.01 WIB

Lebaran Betawi Sedot Perhatian Wisatawan Mancanegara

ILUSTRASI: Sejumlah wisatawan yang menghadiri acara - Image

ILUSTRASI: Sejumlah wisatawan yang menghadiri acara

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka acara 'Lebaran Betawi' di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/7). Saat membuka acara tersebut, Anies mengatakan, Jakarta merupakan simbol persatuan Indonesia.

Dari berbagai suku yang ada di Ibu Kota, Betawi harus menjadi tuan rumahnya sendiri. "Kita ingin Jakarta, di mana menjadi tuan rumah adalah kita sendiri," ucap Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini tak ingin Betawi menjadi penonton dan merasa asing di Jakarta. Untuk itu, kebudayaan Betawi harus dilestarikan dan dikembangkan demi terciptanya persatuan dan kesatuan di Indonesia.

"Betawi jangan sampai menjadi penonton di kota sendiri, tidak boleh merasa asing di kota sendiri. Ini tanah kita, ini air kita, ini tanah air kita. Karena itu menjadi tradisi dikembangkan, dan ditumbuhkan bukan pelestarian. Kalau pelestarian menjadi barang kuno," jelas Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto selfie dengan sejumlah warga pada acara

Sejumlah wisatawan yang menghadiri acara 'Lebaran Betawi' di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/7). (Istimewa)

Menariknya, pameran kebudayaan Lebaran Betawi 2019 ini mampu menyedot perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Terutama pada miniatur Rumah Singgah Si Pitung yang dikelilingi ornamen Betawi dari enam kecamatan di Jakarta Utara.

Seorang pengunjung asal Netherlands, Tean mengaku sangat mengagumi acara Lebaran Betawi ini. Dia tak menyangka dapat melihat acara ini saat berolahraga dari Stasiun Sudirman hingga kawasan Monas.

"Saya dari Stasiun Sudirman lari untuk car free day ke Monas. Ada kelihatan ramai tanda Lebaran Betawi," ucap Tean.

Kebudayaan Betawi memang tak lagi asing baginya. Terutama pada miniatur Rumah Singgah Si Pitung yang dibuat oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara pada acara ini. Miniatur itu dianggap mirip dengan aslinya seperti yang pernah dikunjunginya beberapa waktu lalu.

"Saya pikir ini lebaran untuk orang Betawi. Berbeda dibandingkan lebaran biasa. Jadi saya memutuskan untuk melihat dan itu keliatan sangat menarik. Mendengar musiknya dan melihat rumah tradisional seperti Rumah Singgah Si Pitung," jelasnya.

Senada dengan Tean, pengunjung domestik, Riris S menganggap, acara Lebaran Betawi merupakan salah satu upaya dalam promosi dan pelestarian budaya Betawi. Acara tersebut mampu memberikan hiburan rakyat yang penuh edukasi.

"Saya kira ini bagus ya. Memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat. Jadi kita tahu apa saja kebudayaan Betawi itu," jelasnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore