
Ilustrasi garis polisi berwarna kuning. (Pixabay.com)x
JawaPos.com - Tindak pidana penganiayaan kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang anggota TNI AD Kopda Heri Triyanto, 34. Peristiwa terjadi di dekat rumahnya Jalan Pesing Poglar, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (2/7). Akibat kejadian itu, korban harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sumber Waras.
Saksi mata kejadian, Nisan, 65, menuturkan kejadian itu bermula ketika terduga pelaku bernama Otong mendatangi selingkuhannya, Mariyam. Heri selaku Ketua RT setempat bersama warga langsung menegur dan meminta pelaku untuk tidak datang.
“Dia bilang jangan kemari deh, ngga enak sama warga,” kata Nisan menirukan ucapan Heri.
Namun, pelaku naik pitam saat ditegur. Otong langsung menyerang korban dengan sebilah badig. Melihat itu, warga sempat memukul pelaku dengan balok dan mengenai kepala bagian belakang. Alhasil senjata pelaku beehasil diamankan.
Mendapati kekerasan ini, Heri lantas menbuat laporan ke Polsek Cengkareng. Namun, saat pulang, dia sudah ditunggu oleh Otong dan 3 orang tak dikenal, tak jauh dari rumahnya. Pelaku kemudian mengayunkannya samurai ke arah leher Heri, namun ditangkis. “Kena tangan, korbannya menangkis,” tambah Nisan.
Sementara itu, ditemui dirumahnya, Ibunda Heri, Maryati, 63, menjelaskan bahwa anaknya merupakan anggota TNI AD yang bertugas di Kostrad. Ia pun baru mengetahui kejadian itu usai adzan Dzuhur.
“Katanya sudah di bawa ke RS Sumber Waras. Dan mau di rujuk ke RSAD Gatot Subroto,” kata Maryati.
Maryati lantas memastikan anaknya tak berbuat onar. Menurutnya, pelaku sudah berkali-kali ditegur supaya tidak terus-terusan berselingkuh, karena menganggu warga. Namun, tak pernah dihiraukan. “Katanya pelaku kabur,” imbuhnya.
Akibat peristiwa ini, puluhan anggota Kostrad mendatangi lokasi. Mereka mencari keberadaan Otong ke lokasi sejak siang tadi. Beruntung dalam kejadian ini, Polisi sempat menenangkan prajurit ini, hingga akhirnya menjelang sore, mereka mulai membubarkan diri.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan saat ini pihaknya telah menyelidiki kasus ini. Pelaku tengah diburu pihaknya. “Beberapa anggota telah disebar dan mencari pelaku,” tutup Khoiri.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
