Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Juni 2023 | 00.34 WIB

Penyebab Obesitas Fajri, Sempat Kecelakaan Dua Kali

Awalnya UPT BPBD Ciledug mendapat laporan dari warga sekitar agar bisa mengevakuasi pemuda malang itu dari rumahnya. Hambatan lainnya yang juga dilalui oleh petugas adalah susahnya akses ke lokasi. - Image

Awalnya UPT BPBD Ciledug mendapat laporan dari warga sekitar agar bisa mengevakuasi pemuda malang itu dari rumahnya. Hambatan lainnya yang juga dilalui oleh petugas adalah susahnya akses ke lokasi.

JawaPos.com - KSM Anestesiologi dan Perawatan Intensif RSCM dr. Sidharta Kusuma Manggala membeberkan penyebab Muhammad Fajri, 26, alami obesitas hingga bobotnya mencapai ratusan kg. Berdasarkan keterangan keluarga, ia menyebutkan, pasien sempat mengalami kecelakaan sebanyak dua kali.

"Kalau enggak salah tiga tahun yang lalu dan delapan bulan lalu ada kecelakaan juga, kecelakaan lalu lintas," ujarnya dalam konferensi pers di RSCM Jakarta, Rabu (14/6).
 
Akibat kecelakaan itu, dr. Artha mengungkapkan bahwa Fajri sempat tak bisa bergerak sama sekali dan hanya beraktivitas di satu ruangan saja. mulai dari buang air, makan, hingga tidur. 
 
 
Hal itu memperburuk keadaan Fajri lantaran sebelum kecelakaan itu, bobot badannya sudah mencapai 150 kilogram. 
 
"Riwayat kecelakaan itu yang membuat dia benar-benar tidak beraktivitas, hanya di satu ruangan," jelas Sidharta.
 
"Jadi karena memang kecelakaan itu membuat dia tidak aktif selama beberapa bulan," pungkasnya.
 
Sebelumnya, pasien obesitas atas nama Fajri, 26, tengah mengalami perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Direktur RSCM Lies Dina Liastuti mengatakan bahwa kasus yang terjadi pada yang bersangkutan merupakan hal yang langka. 
 
 
Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa saat ini Fajri dirawat di ruangan khusus yang terpisah dari pasein lainnya di RSCM. 
 
"Karena kondisi yang sangat luar biasa itu, kami tidak bisa merawat di ruang rawat biasa, kami menyiapkan ruang rawat khusus satu ruangan hanya untuk yang bersangkutan," ujar Lies kepada wartawan, Rabu (14/6).
 
Lebih jauh lagi, ia menerangkan bahwa ruang perawatan khusus untuk Fajri juga dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat memudahkan perawatan. 
 
"Jadi untuk pasien tersebut seluruh perawatan kita tarik ke ruangan tersebut dengan memodifikasi ruangannya, kita membobok pintu dan sebagainya," jelas Lies.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore